Duta Seleksi Tilawatil Qur’an di Maluku Berpakaian Ketat, Panitia Dikecam

Penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021 tercoreng oleh ulah panitia daerah. Disebabkan beredarnya foto para Duta STQ Nasional yang dinilai oleh khalayak tidak sopan dan tidak sesuai dengan kegiatan.
Foto Duta STQ Nasional di Maluku Utara yang viral di media sosial.

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXVI di Maluku Utara, 14-23 Oktober 2021 tercoreng oleh ulah panitia daerah. Disebabkan beredarnya foto para Duta STQ Nasional yang dinilai oleh khalayak tidak sopan dan tidak sesuai dengan kegiatan.

Foto-foto Duta STQ Nasional itu beredar pada Jumat (15/10/2021). Bukannya mendapat pujian, Duta STQ Nasional ke XXVI yang dihadirkan panitia daerah STQN, justeru menuai kecaman dan hujatan dari warganet di sosial media. Mereka nampak dalam balutan busana yang ketat dan kurang syar’i.

Foto Duta STQ Nasional di Maluku Utara yang viral di media sosial. | Foto NET

Warganet menilai, panitia tidak hanya mencoreng Maluku Utara selaku tuan rumah STQ Nasional XXVI, namun juga telah merusak kegiatan nasional keagamaan ini.

Panitia Daerah STQ Nasional mengakui foto-foto yang beredar adalah Duta STQ.

Baca Juga: Benda Bercahaya Merah Jatuh di Langit Aceh

Ketua Bidang Publikasi dan IT, Rahwan K Suamba mengeklaim, mereka adalah putri pilihan dan berprestasi yang bersedia dengan ikhlas dan sukarela untuk menjadi bagian dalam penerimaan tamu dalam pembukaan STQ.

Menurutnya, foto busana LO yang digunakan pada saat berpose adalah busana gladi. Menurutnya hal itu biasa saja jika ditanggapi secara positif.

Pada saat pembukaan STQ, kata Rahwan, busana mereka telah disiapkan oleh tim LO dan akan tampil dengan busana muslimah yang sesuai dengan ajaran agama.

“Sebagai panitia daerah, kami telah menegur dengan keras bidang LO agar tidak terulang lagi kesalahan yang sama, namun tetap kami sampaikan permohonan maaf jika dalam persiapan kepanitiaan terdapat hal yang tidak sempurna,” ucap Rahwan seperti dilansir RRI.co.id.

Rahwan dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan, akan memperhatikan semua bentuk kritik dan saran atas kekurangan yang terjadi selama penyelenggaraan STQN Nasional di Sofifi.

“Berbagai kritikan dan masukan kiranya akan menyempurnakan tanggungjawab bersama kita selaku tuan rumah STQN XXVI di Bumi Moloku Kie Raha,” pungkasnya.