Lingkungan Hidup

Dukung Petisi Perempuan Aceh, Artis Nasional Ramai-ramai Minta Usut Pembunuhan Gajah

Mereka menyatakan kesedihannya karena gajah itu dibunuh dengan sadis dan gadingnya hilang sebelah.

FOTO | dok. Junaidi Hanafiah/Mongabay

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Sejumlah publik figur memberikan dukungannya agar aparat keamanan bisa mengusut tuntas pembunuhan gajah jinak bernama Bunta di Aceh.

Mereka menyatakan kesedihannya karena gajah itu dibunuh dengan sadis dan gadingnya hilang sebelah.

Sejumlah artis seperti Chicco Jerikho, Arifin Putra, Tulus, Wulan Guritno, Baim Wong, Ammar Zoni, Irish Bella, Melly Goeslaw, Putri Marino, Rio Dewanto dan Daniel Mananta.

Mereka memposting dukungannya melalui akun sosial media mereka dengan meminta para fansnya turut mendukung sebuah petisi yang dibuat seorang ulama perempuan dari Aceh bernama Teungku Nurhayati terkait pembunuhan gajah Bunta dari Conservation Response  Unit (CRU) Serbajadi di Aceh Timur.

Petisi ini  meminta pengusutan kasus pembunuhan gajah Bunta dan meminta Pemerintah Indonesia segera merevisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Keanekaragahayati dan Ekosistem terkait penerapan hukuman yang berat bagi pembunuh satwa.

Dalam 24 jam petisi yang dikeluarkan di Change.org ini telah mendapat dukungan lebih dari 6.000 orang..

Chicco Jerikho adalah salah satu artis yang diketahui sangat peduli dengan gajah. Sejak mendapat berita pembunuhan gajah Bunta pada 9 Juni lalu,  dia sudah menulis di akun Instagramnya.

“Buat saya ini tidak bisa dibiarkan, sudah banyak kasus gajah mati dan akhirnya hilang begitu saja, padahal gajah adalah asset negara. Sekarang ini jumlahnya sudah sangat kritis. Perlu ada efek jera bagi para pemburu gading ini. Saya apresiasi kepala BKSDA Aceh yang segera mengambil tindakan dan memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang pembunuh Bunta. Saya berharap DPR juga segera merevisi UU No. 5/Tahun 1990 agar tidak ada lagi Bunta-Bunta lain yang mengalami nasib yang sama,“ ujar Chicco Jerikho.

Artis peran Baim Wong juga menyatakan kesedihan.  “Sungguh menyedihkan di bulan Ramadhan ini, kita malah mendapat kabar pembunuhan Bunta, dimana seharusnya adalah ajang memperbaiki diri. Saya berharap pembunuh Bunta segera ditemukan, dan mendapatkan hukuman yang setimpal.”

Ammar Zoni dan Irish Bella mengajak masyarakat untuk bersama-sama untuk mengisi petisi yang tersedia di  http://bit.ly/UsutPembunuhanBunta agar kasus perburuan satwa dilindungi lebih diperhatikan secara serius oleh pemerintah dan DPR RI.

Jumlah figur publik yang mendukung masih terus bertambah, demikian juga dukungan masyarakat.

Gajah Bunta diketahui ditemukan mati dengan kondisi mengenaskan penuh darah dimana gadingnya telah hilang sebelah.

Gajah jantan jinak ini merupakan gajah yang betugas untuk membantu penanggulangan konflik gajah dan manusia di Aceh.

Menurut keterangan BKSDA Aceh dugaan sementara Bunta dibunuh dengan cara diracun.

Kasus ini menarik perhatian banyak pihak karena kematian gajah sumatera ini dilakukan dengan cara yang sadis.

Peristiwa pembunuhan gajah serupa juga pernah memicu petisi dan mendapat perhatian masyarakat banyak.

Tahun 2013 ada pembunuhan gajah bernama Papa Genk, di Sampoinet Kabupaten Aceh Jaya. Tahun 2016 ada pembunuhan gajah bernama Yongki di kamp Flying Squad di Lampung.

Perdagangan gading gajah telah memincu satwa yang terancam punah ini terus diburu.

Menurut catatan  FKGI  selama 10 tahun terakhir lebih 700 gajah mati sebagian sengaja dibunuh untuk dicuri gadingnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top