Dukun Bertajuk Pesulap Hijau Cabuli Puluhan Ibu Muda di Pidie

Praktek pengobatan itu sudah berlangsung selama 5 tahun, pasien diminta untuk menggantikan baju yang disediakan oleh sang dukun serta sorban berwarna hijau
pesulab hijau
Dukun Bertajuk Pesulap Hijau di Padang Tiji kabupaten Pidie

ACEHSATU.COM | SIGLI – Dukun Bertajuk Pesulap Hijau yang berinisial BY (48) tercatat sebagai warga Padang Tiji kabupaten Pidie mencabuli puluhan pasiennya dengan Modus melakukan pengobatan alternatif (Pengobatan Keperawanan).

Praktek pengobatan itu sudah berlangsung selama 5 tahun, dan sebelum menjalani pengobatan, pasien diminta untuk menggantikan baju yang disediakan oleh sang dukun serta sorban berwarna hijau

Staf Operasional Lembaga Badan Hukum (LBH) Banda Aceh Farah mengatakan, dari puluhan korban Pesulap Hijau, sebanyak lima orang korban telah melaporkannya ke LBH.

Selanjutnya Farah menyebutkan, Rata-rata korban berusia 25-30 tahun, umumnya korban adalah ibu-ibu muda yang posisi suaminya bekerja di luar daerah.

“Rata-rata suami korban ini berada di luar daerah dalam rangka kerja, seperti di Banda Aceh dan daerah lainnya, pelaku Dukun Bertajuk Pesulap Hijau ini modusnya mengobati pasiennya,” Kata Farah.

Modus Pengobatan Keperawanan yang dilakukan oleh dukun cabul ini “Jadi sebelum praktek dilakukan korban harus mengganti baju dan mengenakan sorban hijau, dan biasanya pelaku selalu meraba bagian lutut para korbannya,” jelas Farah lagi.

Salah satu Korban bercerita melalui Farah, awalnya korban menjalani pengobatan hanya menggunakan air putih, tetapi pada pengobatan ketiga dan keempat, dukun cabul itu, menelpon korban lalu berkata bahwa korban adalah pilihan Waliyullah dan harus segera menikah dengannya (pelaku).

“Pertemuan 1 dan 2 obatnya cuman air putih, lalu saat pengobatan ketiga dan keempat Pesulap Hijau bilang bahwa korban merupakan pilihan Waliyullah, harus menikah dan syaratnya harus berhubungan badan, untuk korban dia mengalami pemerkosaan sejak tahun 2021,” terang Farah.

Sebelumnya para korban sempat menolak ajakan dari Pesulap Hijau, tetapi secara tiba-tiba pelaku menemui korban lalu memegang kepala korban dan akhirnya korban pun ikut terperangkap dalam bujuk rayu pelaku.

Farah juga menjelaskan, pelaku juga sempat mengancam puluhan korbannya, jika tidak mau berhubungan badan akan ditambahkan dua kali lipat sakit yang diderita, dan keluarga korban akan dibunuh secara gaib.

Tidak hanya menggaet para istri-istri muda, Pesulap Hijau juga sempat melakukan percobaan terhadap dua orang gadis yang berusia 19 dan 20 tahun, namun aksinya gagal.

Saat ini kelima orang korban juga telah membuat laporan ke Polres Pidie dan pihak kepolisian juga sedang mendalami kasus tersebut.