Dukcapil Bireuen Terus Sosialisasi Cara Mengakses Mesin ADM, Diresmikan Jokowi Tahun Lalu

ADM ini diresmikan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, di saat kenduri kebangsaan digelar Sukma Bangsa Bireuen tahun lalu.
Dukcapil Bireuen terus sosialisasi cara mengakses mesin ADM. Foto Acehsatu.com

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bireuen, saat ini masih terus melakukan sosialisasi terkait mulai difungsikan satu unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang kedua di Indonesia setelah Magetan.

ADM ini diresmikan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, di saat kenduri kebangsaan digelar Sukma Bangsa Bireuen tahun lalu.

Saat ini mesin ADM dapat dipakai warga mencetak sendiri 23 jenis administrasi kependudukan bisa diakses tanpa batas waktu kecuali Kartu Indentitas Anak (KIA), sejak beberapa hari terakhir diletak di lobi bagian dalam Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen di Cot Gapu.

Hal tersebut diantaranya dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bireuen, Ir M Jafar MM dikonfirmasi Aceh Satu.Com, Rabu (16/09/2020) selesai apel dihalaman Pendopo Bupati Bireuen, terkait mesin canggih mendukung layanan di era 4.0 dan online masa Pandemi Covid-19.

Dia menjelaskan, dengan adanya mesin itu masyarakat sudah bisa mencetak sendiri adminduk dibutuhkan. Tetapi terlebih dulu ke kantor Disdukcapil di Kapuspemkab memberitahu petugas kebutuhannya dan nanti diberikan kode batang atau barkot untuk mengakses mesin ADM.

Selain itu juga bisa datang secara online ke Disdukcapil dari hand phone android melalui website Dukcapil Bireuen, akan ada berbagai petunjuk dalam aplikasi itu.

“Ini mesin baru jadi kita terus melakukan sosialisasi dan ada warga sudah akses dibimbing petugas Dukcapil,” jelas Jafar.

Dengan pelayanan secara online tersebut diharapkan selain dapat mengatasi ramai masyarakat antri mengurus adminduk di Disdukcapil, juga memangkas jarak dan waktu layanan, serta calo.

“Ada Petugas Registrasi Gampong dapat dimanfaatkan masyarakat urus adminduk ini,” terang Kadisdukcapil. (*)