Dugaan Penimbunan Minyak Goreng di SPBU, Berasal Dari Lhokseumawe

"Dari hasil penyelidikan terhadap SA, minyak goreng curah itu berasal dari wilayah Kota Lhokseumawe, sedangkan SBPU Madat hanya menjadi tempat untuk mempermudah berlangsungnya kegiatan penyaluran minyak goreng curah yang dilakukan SA selaku distributor" Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Miftahuda Dizha Fezuono SIK
minyak goreng
Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Miftahuda Dizha Fezuono SIK. acehsatu.com/dok Polres Aceh Timur

ACEHSATU.COM [ ACEH TIMUR Minyak goreng yang diduga ditimbun di lokasi salah satu SPBU di Desa Tanjong Minjei, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur berasal dari Kota Lhokseumawe. Satgas Pangan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Aceh Timur masih melakukan penyelidikan kajddian yang virail di media sossial tersebut.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Miftahuda Dizha Fezuono SIK, Kamis (24/02/2022) mengatakan, beberapa saat pasca virailnya unggahan video di medsos adanya dugaan penimbunan minyak goreng curah di SPBU Tanjong Minje, Satgas Pangan Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Aceh Timur saat itu juga melakukan penyelidikan terhadap SA pemilik dan distributor minyak goreng curah tersebut.

Baca : Geger Temuan 54 Drum Minyak Makan dan Belasan Sak Pupuk Bersubsidi di SPBU Aceh Timur

Dari hasil penyelidikan terhadap SA, minyak goreng curah itu berasal dari wilayah Kota Lhokseumawe, sedangkan SBPU Madat hanya menjadi tempat untuk mempermudah berlangsungnya kegiatan penyaluran minyak goreng curah yang dilakukan SA selaku distributor.

“Pihak distributor minyak goreng curah sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi HET dan pendistribusiannya dilakukan seminggu sekali. Adapun warga yang membeli berasal dari wilayah Madat dan warga Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara,” lanjut Kasatreskrim.

Bahkan, menurut Kasat Reskrim, pihaknya juga sudah berkoordinasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur dan menyatakan tidak adanya penimbunan terhadap minyak goreng curah seperti berita yang sudah viral di media sosial.

Baca : Penimbun Minyak Goreng Akan Ditindak Hukum

“Minyak goreng curah tersebut berasal dari luar Aceh Timur dan tidak ada masalah, selama kabupaten lain tidak mengalami kelangkaan,” jelas Kasat Reskrim mengutip pernyataan Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur.

Ditambahknnya, sampai saat ini belum ditemukan pidana yang terjadi. “Meskipun demikian kami masih dalami proses penyelidikan, ada tidaknya pidana pada kegiatan tersebut.” Pungkas Kasat Reskrim, AKP Miftahuda Dizha Fezuono.

Geger Temuan 54 Drum Minyak Goren di SPBU Aceh Timur

sebelumnya diberitakan, temuan dugaan penimbunan 54 drum minyak makan dan belasan sak pupuk bersubsidi di sebuah SPBU di Aceh Timur mengejutkan publik. Pasalnya hal itu terjadi di tengah kelangkaan minyak makan dan pupuk di kalangan petani Aceh.

BACA JUGA: Harga Pupuk Nonsubsidi Naik Dua Kali Lipat, Anggota DPRA: Segera Atasi

Dugaan penimbunan ini pertama kali terungkap setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur M Yahya menemukan puluhan drum diduga berisi minyak goreng curah di sebuah SPBU di daerah itu.

penimbunan minyak goreng
Geger, Ibu-ibu Tertipu Paket Minyak Goreng Murah Rugi Miliaran. | Foto: ANTARA

M Yahya menyebutkan penemuan minyak makan tersebut berawal dari informasi masyarakat. Dari informasi tersebut, dirinya langsung mendatangi stasiun pengiriman bahan bakar umum (SPBU) tersebut.

“Setelah saya menerima informasi itu, langsung ke lokasi untuk mengecek. Ternyata benar ada 54 drum berisi minyak goreng,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

BACA JUGA: Terungkap, Perjanjian dengan Distributor Jadi Alasan Pedagang Timbun Minyak Goreng

Selain minyak makan, M Yahya juga mengungkapkan dirinya juga menemukan belasan sak pupuk bersubsidi jenis phonska dan urea.

Pupuk bersubsidi tersebut diduga berasal dari Aceh Utara. 

“Atas penemuan ini, saya telah melaporkan ke Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Timur untuk ditindaklanjuti,” kata M Yahya. 

BACA JUGA: Geger, Ibu-ibu Tertipu Paket Minyak Goreng Murah Rugi Miliaran

Sementara melansir Antara, Kepala Bidang Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Timur Zulkifli mengatakan dirinya menerima laporan penemuan minyak goreng tersebut dari Anggota DPRK Aceh Timur di sebuah SPBU. 

“Benar, ada temuan puluhan drum minyak goreng. Hasil klarifikasi kami, mereka berdalih bukan penimbunan, tapi hanya ditumpukkan sebelum didistribusikan kepada pedagang,” kata Zulkifli. (*)