Dua TKI Asal Aceh Alami Kecelakaan Di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halaman

“Saya sudah memfasilitasi keduanya, mengantongi SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) yang diterbitkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur,” ujar anggota DPRA Asrizal H Asnawi
Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Aceh
Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Tamiang dan Aceh Timur sudah di bawa pulang ke kampung halaman dari Negara Malaysia.

ACEHSATU.COM | ACEH TAMIANG – Dua TKI Asal Aceh Alami Kecelakaan Di Malaysia Dipulangkan ke Kampung Halaman.

Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Tamiang dan Aceh Timur sudah di bawa pulang ke kampung halaman dari Negara Malaysia.

Kedua TKI tersebut Mauri dan Zulfahmi pulang kampung di fasilitasi anggota DPRA, Asrizal H Asnawi yang juga Ketua PAN Aceh Tamiang. Senin (20/6/2022).

Mauri merupakan warga Kampung Blang Kandis, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang sedangkan Zulfahmi warga Rantau Panjang, Aceh Timur.

Ketua PAN Aceh Tamiang, Asrizal H Asnawi kepada tamiangsatu.com, Senin 20/6/2022) mengatakan,

Mauri mengalami kecelakaan saat mencari nafkah di Malaysia, namun saat bekerja Mauri mengalami kecelakaan kerja dibagian kepala sehingga harus dirawat di rumah sakit Klantan, Malaysia.

Mauri pun kehilangan identitas dan tidak memiliki uang untuk kembali ke Aceh Tamiang.

“Saya sudah memfasilitasi keduanya, mengantongi SPLP (Surat Perjalanan Laksana Paspor) yang diterbitkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur,” ujar anggota DPRA Asrizal H Asnawi

Kondisi ini di ketahui Asrizal H Asnawi saat berkunjung ke Malaysia mengurus salah satu TKW yang juga asal Aceh Tamiang yang disiksa selama delapan tahun oleh majikannya dan saat ini sedang dibutuhkan untuk diproses hukum di Malaysia di bawah pengawasan KBRI Malaysia.

Sedangkan Zulfahmi juga diketahui Asrizal dari perkumpulan Aceh sedunia di Malaysia yang memberi tahu anggota DPRA ini, ada TKI Asala Aceh Timur yang juga mengalami kecelakaan kerja dan juga berkeingin pulang kampung ke Aceh Timur.

Zulfahmi mengalami kecelakaan kerja, urat tendon kedua kakinya putus terkena gerenda saat bekerja sehingga tidak dapat berjalan, Ia juga sudah di rawat disalah satu RS Malasia, Zulfahmi juga tidak memiliki uang untuk pulang ke Indonesia.

Kondisi ini di Fasilitasi Asrizal H Asnawi dan secara bersama perkumpulan Malaysia membiayai keduanya pulang ke Aceh Tamiang dan Aceh Timur.

“Saya dan Perkumpulan orang Acxeh di Malaysia, Haikal memfasilitasi kedua warga Aceh ini pulang kamung,”ujar Asrizal.

Asrizal juga mengaku hari ini, dia menjemput langsung ke duanya di Bandara Internasional Kuala Namu, Medan dan mengantarnya pulang ke rumah masing-masing di Aceh Tamiang dan Aceh Timur (*)