Dua Pemuda Lhokseumawe Terseret Gelombang Laut, Satu Meninggal

Terseret Gelombang Laut
Dua Pemuda Lhokseumawe terseret gelombang laut. Selasa (15/6/2021) acehsatu.com/ilustrasi

Dua Pemuda Lhokseumawe Terseret Gelombang Laut, Satu Meninggal

ACEHSATU.COM [ LHOKSEUMAWE – Dua pemuda Desa  Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe terseret  gelombang laut Pantai Rancong, satu diantaranya Edi Septiyawan (22) meninggal dunia sementara satu lagi atas nama Mahlil Fajar Maulana (16) belum ditemukan dan masih dilakukan pencarian

Relawan ERPA Alam Toriq di Lhokseumawe, kepada wartawan, Selasa (15/6/2021) mengatakan, sore itu, korban bersama rekan-rekannya usai main bola, mereka pergi mandi di Pantai Rancong padahal saat itu kondisi ombak sangat tinggi.

“Kedua korban berenang ke tengah laut, sementara kondisi ombak sangat tinggi disertai angin kencang membuat keduanya terseret ombak,” ujar Toriq.

Terseret Gelombang Laut
Dua Pemuda Lhokseumawe terseret gelombang laut. Selasa (15/6/2021) acehsatu.com/ilustrasi

Melihat korban Edi Septiyawan dan Mahlil Fajar Maulana tidak muncuk kepermukaan, rekan mereka memberitahukan kepada warga dan diteruskan kepada BPBD Lhokseumawe, sehingga tim gabungan yang terdiri dari ERPA, RAPI, TNI, Polri dan BPBD langsung menuju lokasi  untuk melakukan pencarian terhadap kedua korban.

“Edi Septiyawan ditemukan tim dengan kondisi tenggelam dibawa arus gelombang laut Pantai Rancong dalam keadaan pingsan dan mengeluarkan busa dari mulutnya,” ujar Toriq lagi.

Hingga pukul 22.00 WIB, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban lainnya Mahlil Fajar Maulana yang belum ditemukan(*)