Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut antara Mobil Pick Up dengan Bus JRG di Bireuen

Kecelakaan di Beireun
Warga memperhatikan mobil Pick Up yaang rusak berat setelah terjadi trabakan dengan BUS JRG di Bireuen | Photo: ANTARA/HO

ACEHSATU.COM | Bireuen,- Dua orang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan trabrakan antara bus penumpang JRG dengan mobil pick up yang terjadi di jalan nasional Banda Aceh-Medan, Gampong Paya Rangkulu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (27/11) pukul 03.45 WIB

Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, kecelakaan maut tersebut berawal saat sebuah mobil pick up melaju dari arah Banda Aceh, disaat bersamaan sebuah bus penumpang JRG yang dikemudikan Hendi Yana Budiman (36), warga Tasikmalaya, Jawa Barat, melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakanpun tak dapat dihindari.

Sesampai di lokasi kecelakaan, pikap dikemudikan oleh Zulfikar melebar ke kanan jalan dan menabrak bus membawa yang membawa 30orang penumpang, ujar Kombes Pol Dicky Sondani.

Akibat dari kejadian tersebut dua orang meninggal dunia, seorang luka berat, dan lima orang lainnya luka ringan,” kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Dicky Sondani menyebutkan, adapun dua korban meninggal dunia dengan nama Zulfikar (29) dan Azril Arafah (2). Sedangkan yang mengalami luka berat bernama nama Agusnia (30). Korban meninggal dunia dan luka berat tercatat warga Desa Keude Tangse, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Sementara korban yang megalami luka luka ringan diantaranyai Ridho (30), warga Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Irma Oktaviana (26), warga Desa Wel Wel, Kecamatan Simeulue Tengah, Nasrinah Hanim (41), warga Gampong Kramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Dani Ramdani (47), warga Bandung, Jawa Barat serta Darmazi (52), warga Stabat, Sumatera Utara.

“Korban meninggal dunia serta luka berat merupakan sopir dan penumpang pick up. Sedangkan korban luka ringan merupakan penumpang bus,” ujar Kombes Pol Dicky Sondani.

Akibat dari kecelakaan tersebut, sambungnya, satu mobil pick up rusak berat, ruang kemudinya hancur. mementara bus JRG  terguling dibadan jalan dan bagian samping kiri mengalami kerusakan.

Usai kecelakaan naas itu, kata Kombes Pol Dicky Sondani, para korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umim Daerah (RSUD) Fauziah, Bireuen. sementara kedua kendaraan disita sebagai barang bukti, termasuk surat izin mengemudi sopir bus.

“Dugaan semantara kecelakaan maut terjadi akibat sopir pick up mengantuk, sehingga menyebabkan kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.45 WIB. diperkirakan kerugian materiil mencapai Rp50 juta,” kata Kombes Pol Dicky Sondani.