Dua Nelayan Aceh Timur Lolos dari Sergapan Angkatan Laut Thailand

Nelayan Aceh Timur
Foto Ilustrasi Nelayan (shutterstock)

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR — Sebanyak 34 nelayan asal Idi, Aceh Timur, Aceh, ditangkap otoritas Thailand. Para nelayan itu diduga melewati batas laut antarnegara.

Namun, dua orang ABK KM Rezki Laot berhasil lolos dari sergapan Angkatan Laut Thailand.

Keduanya masing-masing Faizal (17) dan Abdurahman (20).

Mereka lolos setelah boat kecil mereka tumpangi memotong tali dengan boat induk (KM Rezki Laot).

Diduga Lewati Batas Laut RI

Sementara itu, Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek kepada wartawan, Minggu (11/4/2021 mengatakan,mereka ditangkap tanggal 9 April 2021.

Nelayan Aceh Timur
Foto Ilustrasi Nelayan (shutterstock)

Miftach mengatakan para nelayan yang berangkat melaut menggunakan kapal motor Rizky Laot itu ditangkap saat hendak pulang ke Idi. Kapal berukuran 60 GT itu diduga memasuki wilayah teritori Thailand.

Para nelayan yang ditangkap nahkoda dan ABK. 34 Nelayan itu bernama Ridwan Daud, Dian, Murdani, Nasruddin, Safrizal, Irwandi, Junaidi, Husaini, Ismail, Aris, Nurdin, Faisal, Abdul Rahman, Muliadi, Sayuti, Abdul Anzit.

Selain itu, Zainal Abidin, Junaidi, Abdul Halim, Munir, Hidayatullah, Zulkifli, Darkasyi, Maulana, Joni Iskandar, Boihaki, Muhammad, Jamian, Rusli, Raju Umar, Budi Setiawan, Maulidin, dan Ramadhani.

Pihak Panglima Laot masih berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk mengadvokasi para nelayan tersebut. Miftach mengaku belum mendapat informasi lengkap terkait penangkapan tersebut.

“Kita akan menindaklanjuti (informasi tersebut) dan mencari cara agar mereka bisa dibebaskan,” jelas Miftach. (*)