Dua Master Catur Aceh Juarai Sunway Open Tournament di Malaysia

Kejuaraan internasional yang diikuti atlet Master catur Aceh di Malaysia tersebut merupakan rangkaian uji coba dan evaluasi sejauh mana hasil pemusatan latihan daerah selama ini mereka jalani. Kami mengapresiasi prestasi yang mereka raih,"
Pecatur Aceh juara di Malaysia
Sekretaris KONI Aceh M Nasir Syamaun bersama dua atlet catur peraih medali emas dan perak di Malaysia, Sabtu (27/8/2022). HO/Dok Pengprov Percasi Aceh

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Dua atlet Master Catur binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 berhasil meraih juara pertama dan kedua pada kejuaraan Sunway Open Tournament internasional di Malaysia.

Ketua Pengurus Provinsi Percasi Aceh Ihsanuddin MZ di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan kedua atlet catur tersebut yakni Master Nasional (MN) Irwandi dan MN Sarmadoli.

“MN Irwandi meraih medali emas dan Sarmadoli meraih medali perak. Kejuaraan tersebut diikuti 72 pecatur dari sejumlah negara,” kata Ihsanuddin MZ.

Ihsanuddin mengatakan kejuaraan internasional tersebut yakni Sunway Open Tournament, mempertandingkan catur cepat 20 menit dengan tujuh babak.

Dalam kejuaraan tersebut, MN Irwandi yang juga atlet catur Kabupaten Aceh Tengah berada di peringkat pertama dengan meraih 6,5 poin. Arti, MN Irwandi menang enam kali dan sekali remis atau seri.

Sedangkan MN Sarmadoli yang juga atlet catur Kabupaten Aceh Besar berada pada peringkat kedua dengan enam poin atau enam kali menang dan sekali kalah dari tujuh babak yang dipertandingkan.

“Kejuaraan internasional yang diikuti atlet catur Aceh di Malaysia tersebut merupakan rangkaian uji coba dan evaluasi sejauh mana hasil pemusatan latihan daerah selama ini mereka jalani. Kami mengapresiasi prestasi yang mereka raih,” kata Ihsanuddin.

Sebelumnya, Pengurus Provinsi Percasi Aceh mengirim empat pecatur mengikuti sejumlah kejuaraan internasional di Malaysia.

Kejuaraan internasional yang diikuti pecatur Aceh itu menjadi ajang uji coba bagi mereka.

Empat pecatur yang diberangkatkan ke negeri jiran tersebut yakni Master Fide (MF) Zulkhairi, MN Sarmadoli, MN Irwandi, dan Hunter Chalid. Mereka didampingi Dian Maulana, pelatih merangkap ofisial.

Empat kejuaraan tersebut yakni Kejuaraan Malaysia Terbuka. Di kejuaraan tersebut, mereka mengikuti catur klasik atau standar dengan waktu pikir 90 menit.

Kejuaraan tersebut diikuti sejumlah pecatur bergelar grand master (GM) dari berbagai negara.

Berikutnya, Sunway Rapid Open Tournament Non Fide Rated. Di kejuaraan tersebut mempertandingkan catur cepat. Pecatur diberikan waktu berpikir 20 menit.

Kemudian, Metromall Open Rapid Fide Rate, yakni kejuaraan catur cepat yang juga dengan waktu pikir 20 menit. Serta  Kedah Open Non Fide Rate, kejuaraan catur kilat dengan waktu pikir 15 menit plus tambahan waktu lima detik.