oleh

Dua Guru Ngaji Ini Bantah Jokowi dari Keluarga PKI

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Dua guru ngaji di Kota Sukoharjo dan Solo, Jawa Tengah, angkat bicara tentang tuduhan bahwa Joko Widodo (Jokowi) adalah nonmuslim, China, dan keluarga PKI.

Kedua guru ngaji itu adalah KH Abdul Karim Ahmad (Gus Karim) dan Ustaz Mudhakir.

Menurut mereka, tuduhan itu tidak benar. Gus Karim merupakan guru ngaji di pengajian Bening Ati yang diikuti Jokowi sejak 2001.

Adapun Ustaz Mudhakir adalah guru ngaji yang mengajari Jokowi membaca Alquran metode Iqro’ dari jilid 1 sampai 5.

BACA: Jokowi: 6 Persen Masyarakat Kita Percaya Saya PKI, Ini Bahaya, Saya tidak akan Diam Lagi

Gus Karim menjadi saksi, jauh sebelum menjadi Wali Kota Solo, Jokowi sudah aktif mendalami Islam, antara lain lewat pengajian Bening Ati, yang mengajarkan tafsir Alquran dan fikih.

Materi yang diajarkan antara lain soal zakat, infak, sedekah, juga tata cara wudu dan salat.

Menurut Gus Karim, Jokowi mengamalkan ilmu yang didapatnya selama di pengajian. Misalnya rutin menggelar pengajian di rumahnya, mendirikan majelis taklim, dan sering bersilaturahmi serta berdiskusi dengan ulama-ulama di Solo.

BACA: Anda Tau Sejarah PKI di Aceh? Ini Kisahnya

Melihat langsung keseharian Jokowi sebelum menjadi Wali Kota Solo, kemudian Gubernur DKI Jakarta, dan akhirnya Presiden RI, Gus Karim menegaskan semua tudingan yang diarahkan ke suami Iriana itu selama ini tidak benar.

Dia juga menyebut keislaman Jokowi selama ini, baik saat menjadi imam salat maupun ketika mengunjungi pesantren, bukanlah pencitraan.

“Semua tuduhan itu palsu, hoax, tidak ada dasarnya. Keislaman Jokowi itu kaffah bagi saya, sempurna sekali, dan akhlaknya luar biasa,” kata Gus Karim dalam Wawancara Eksklusif yang tayang di detikcom, Rabu (16/1/2019).

BACA: Posting Jokowi PKI, Pemuda Aceh Ini Mengaku Kecewa terhadap Pemerintah

Hal yang sama dikatakan oleh Ustaz Mudhakir. Pengajar di Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sukoharjo itu pernah menjadi guru ngaji yang mengajari Jokowi membaca Alquran dengan metode Iqro’ dari jilid 1 sampai 5.

Ustaz Mudhakir mengajar Jokowi dan putranya, Kaesang Pangarep, 8 bulan sampai 1 tahun. Dia melihat langsung kehidupan keluarga Jokowi. “Tidak benar misalnya (dikatakan) Pak Jokowi itu komunis, nonmuslim, dan sebagainya, karena saya melihat secara langsung,” kata dia.

Ketika muncul isu keluarga Jokowi PKI, nonmuslim, dan China pada 2014, Mudhakir turut meluruskan kabar tak benar tersebut. Namun sebatas kepada teman-teman di komunitas dan lingkungan terdekat.

Sumber: detik.com

Komentar

Indeks Berita