https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Wakili kerasahan hati, Driver Ojol Aceh bagi minuman ke massa tolak kenaikan BBM
Mahasiswa USK yang melakukan aksi tolak kenaikan harga BBM menerima beberapa kotak air minuman dari drivel ojol Aceh (DOA).(6/9/2022). (ANTARA/Nurul Hasanah)

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Driver Ojek Online Aceh (DOA) membagikan beberapa kotak air mineral kepada adik-adik Mahasiswa dalam aksi tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlangsung di Gedung Gubernur Aceh Banda Aceh, Selasa, (06/09/2022).

Ketua Umum Driver Ojol Aceh (DOA), Khalil mengatakan minuman tersebut dibagikan karena adik-adik Mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa perguruan tinggi yang berada di Banda Aceh melakukan aksi untuk kemaslahatan Ummat, selain itu juga telah mewakili harapan pengemudi ojek online yang ada di Aceh untuk meminta agar pemerintah menurunkan kembali harga BBM. 

“Karena kenaikan harga BBM ini mencekik kehidupan ojol-ojol yang ada di Aceh ini,” kata Khalil di Banda Aceh.

Di samping menolak kenaikan harga BBM, Khalil juga meminta kepada adik-adik mahasiswa menyampaikan keinginan para pengemudi ojek online Aceh kepada pemerintah untuk menaikkan tarif ojek online. 

“Selama dua tahun terakhir ini belum ada kenaikan tarif ojek online, sementara harga BBM terus naik,” ungkap Khalil lagi.

Meskipun pemerintah mengatakan akan memberikan bantuan subsidi upah sebagai dampak mengurangi beban ekonomi akibat kenaikan BBM,

Hal itu tetap tidak membantu menjaga kestabilan perekonomian pengemudi ojek online karena sasaran subsidi tersebut masih belum menjangkau seluruh pekerja. 

“BSU itu kan sifatnya hanya sementara dan juga belum bisa menutupi ketidakstabilan perekonomian para ojol, dan juga tidak mencakup semua (hanya diberikan kepada pekerja formal),” kata Khali.

Mengenai kenaikan tarif, Khalil mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada ketentuan dari pemerintah terhadap kenaikan tarif ojek online pascakenaikan harga BBM.

Prediksinya, tarif penyesuaian tersebut akan keluar dalam dua hari ke depan. “Masih tunggu informasi dari Dinas Perhubungan, mungkin dua hari ke depan sudah ada tarif yang baru,” Tutup Khalil.

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik