DPRA Tinjau Pos Covid Perbatasan, Bupati Tamiang Sarankan Banguan Pos Permanen

DPRA Tinjau Pos Covid Perbatasan, Bupati Tamiang Sarankan Banguan Pos Permanen

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Anggota Komisi V DPR Aceh melakukan kunjungan ke pos pencegahan Covid-19 perbatasan Aceh di Terminal Kualasimpang, Minggu (17/5/2020) dalam kunjungan tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Mursil menyarankan kepada anggota dewan agar membangun posko permanen di perbatasan, selain  untuk pencegahan Covid-19 juga dapat digunakan unutk keperluan lain  terutama terkait urusan wilayah perbatasan.

Kehadiran rombongan wakil rakyat ini di Posko Terpadu Gugus Tugas Aceh Tamiang, Terminal Kota Kualasimpang disambut Bupati Mursil didampingi Kadis Perhubungan, Kesehatan dan Direktur RSUD Aceh Tamiang serta para petugas Posko Covid-19 yang berasal dari unsur BPBD, Satpol PP, TNI, Polri dan Humas.

Kepada komisi V DPRA, Bupati Aceh Tamiang, Mursil mengatakan, penjagaan ketat di wilayah perbatasan sudah di upayakan pihaknya semaksimal mungkin agar meminimalisir para pendatang dari luar wilayah masuk ke Aceh, walaupun tugas ini bukanlah kewenangan Tamiang melainkan kewenangan Pemprov  Aceh.

Sebagai upaya membantu Pemerintah Aceh umumnya dan Aceh Tamiang khususnya dari penyebaran Covid-19, Pemkab Aceh Tamiang sudah bangun Posko di terminal sebagai pintu masuk provinsi Aceh dengan memeriksa setiap pengendara yang masuk, kegiatan ini sudah dilaksanakan lebih dari satu bulan. “Kita berharap adanya bantuan anggran dari Pemerintah Aceh untuk keberlangsungan posko ini karena keuangan pemkab Tamiang terbatas untuk pencegahan covis-19,” ujarnya

Apresiasi

Menanggapi apa yang disampaikan Bupati Aceh Tamiang Mursil, Ketua Komisi V DPR Aceh M Rizal Falevi Kirani, pihaknya secepat mungkin mendesak Pemerintah Aceh untuk membangun Posko di Perbatasan, karena hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Aceh, bukan Pemkab Aceh Tamiang.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Komisi V DPR Aceh Iskandar Usman Al-Farlaky, SHI menambahkan, pihaknya sudah melaksanakan rapat terkait Posko Perbatasan tersebut, sehingga kehadiran kami disini sebutnya, untuk melakukan peninjauan apa yang telah dilakukan Pemerintah Aceh.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pemkab Aceh Tamiang beserta jajarannya, kami membutuhkan informasi apa-apa yang sudah di bantu, dan apa yang akan di butuhkan oleh Pemkab Tamiang untuk segala kebutuhan diposko”, sebut Iskandar.

Disela-sela perbincangan tersebut, Rizal selaku Ketua Komisi mengungkapkan, pihaknya tidak membiarkan Bupati Mursil bekerja sendiri, perhatian dan dukungan akan terus kami berikan, sebab Aceh Tamiang sebagai gerbang pintu masuk Aceh, dan untuk antisipasi mendekati mudik lebaran ini, penjagaan yang dilakukan harus lebih ekstra agar tidak dijumpai kasus positif Covid-19 yang berasal dari transmisi lokal.

Saat ini, ungkap Mursil selain dukungan, Pemkab Aceh Tamiang butuh pendelegasian kewenangan dan anggaran dari Pemerintah Aceh untuk membantu menjaga perbatasan, Namun demikian para personil dan tenaga sudah disiapkan jika posko perbatasan akan didirikan.

Posko Permanen Diperbatasam

Pada kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Mursil juga menyampaikan masukan kepada Komisi V DPR Aceh agar Pemerintah Aceh membuat pos permanen di perbatasan yang juga dapat digunakan untuk hal-hal lain terkait urusan perbatasan.

Usai mengunjungi Posko Covid-19 di Terminal Kualasimpang, Bupati bersama rombongan melanjutkan kunjungan dan pemantauan langsung di perbatasan Aceh-Sumut, Kampung Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda.

Diakhir kunjungannya, Komisi V DPR Aceh menyerahkan bantuan berupa Sembako untuk petugas Posko Terpadu Gugus Tugas Covid-19 di terminal dan Masker beserta Alat Pelindung Diri (APD) untuk RSUD Aceh Tamiang (*)