DPRA Terima Pertanggungjawaban APBA 2021

Meski menerima, kesembilan fraksi itu memberikan catatan kritis ke Gubernur Aceh Nova Iriansyah.
apba tahun anggaran 2021
Foto: Suasana paripurna. screenshot live streaming rapat paripurna. Dok. Humas Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Seluruh fraksi di DPR Aceh menerima laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi qanun Aceh.

Meski menerima, kesembilan fraksi itu memberikan catatan kritis ke Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

“Menyetujui Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2021,” Sekretaris DPR Aceh Suhaimi saat membacakan keputusan dewan dalam rapat paripurna di DPR Aceh, Jumat (1/7/2022) malam.

Laporan pertanggungjawaban APBA itu terdiri dari laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK-RI Perwakilan Provinsi Aceh.

Realisasi anggaran yang disepakati yaitu pendapatan Rp13.948.388.273.436,12 (Rp 13,9 triliun), belanja Rp 13.683.582.127.431,68 (Rp 13,6 triliun), surplus Rp264.806.146.004,44 (Rp264 miliar). Untuk pembiayaan terdiri penerimaan Rp3.970.103.175.594,59 (Rp 3,9 triliun), pengeluaran Rp301.228.709.208,64 (Rp 301 miliar).

Sedangkan pembiayaan netto Rp3.668.874.466.385,95 (Rp 3,6 triliun) dan sisa lebih/kurang pembiayaan anggaran (SilPA/SiKPA) Rp3.933.680.612.390,39 (Rp 3,9 triliun).

“Pendapat badan anggaran dan pendapat akhir fraksi-fraksi DPR Aceh tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan itu,” jelas Suhaimi.

apba tahun anggaran 2021
Foto: Suasana paripurna. screenshot live streaming rapat paripurna. Dok. Humas Aceh

Gubernur Nova mengatakan, pihaknya berterima kasih ke DPR Aceh yang telah bersinergi dalam menyelesaikan Pembahasan Rancangan Qanun Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2021. Dia juga berterima kasih ke badan anggaran dan fraksi-fraksi di DPR Aceh.

“Alhamdulillah, atas kerjasama yang baik, kita telah dapat menyelesaikan pembahasan Rancangan Qanun Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2021,” kata Nova dalam penyampaiannya.

Nova menyebutkan, segala pendapat, usul saran, dan koreksi yang bersifat konstruktif selama masa persidangan, akan segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berkeyakinan bahwa Pelaksanaan Keuangan Aceh dalam APBA Tahun Anggaran 2021 telah menerapkan prinsip yang ekonomis, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, melalui dana pembangunan yang dianggarkan pada APBA dan sumber pendanaan lainnya yang beredar di Aceh, akan dapat mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan rakyat Aceh,” jelas Nova. (*)