DPRA Nasihati Gubernur: Bangun Aceh dengan Mufakat

Yunus berbicara saat menginterupsi rapat paripurna yang digelar di DPR Aceh di Banda Aceh, Kamis (19/8/2021).
DPRA Nasihati Gubernur
Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Foto: dok. Humas Aceh)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh Muhammad Yunus menasihati Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam rapat paripurna.

Dia meminta Nova membangun Aceh dengan mengedepankan musyawarah mufakat.

Yunus berbicara saat menginterupsi rapat paripurna yang digelar di DPR Aceh di Banda Aceh, Kamis (19/8/2021).

Interupsi dilakukan setelah Badan Anggaran DPR Aceh menolak Rancangan Qanun (Raqan) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020.

“Untuk membawa Aceh ini, kita harus berdasarkan mufakat musyawarah. Ini selalu kami kumandangkan. Ini selalu. Kenapa? Karena setiap ada masalah, seandainya kita musyawarah, pasti selesai,” kata Yunus dalam interupsinya.

DPRA Nasihati Gubernur
Gubernur Aceh Nova Iriansyah (Foto: dok. Humas Aceh)

Ketua Komisi I DPR Aceh ini mengatakan, para pemimpin harus berpatron pada Nabi Muhammad SAW. Dia menyebut Rasulullah merupakan pemimpin yang bijak dan selalu mengedepankan musyawarah mufakat.

Yunus mencontohkan, ketika ada masalah mengenai orang tua, Rasulullah memanggil Abu Bakar. Ketika ada masalah dengan pemimpin-pemimpin, Rasulullah memanggil Umar bin Khattab.

Sedangkan ketika ada masalah dengan dengan donatur, kontraktor, pengusaha, Rasulullah memanggil Usman bin Affan. Dan ketika ada masalah dengan pemuda, Rasulullah memanggil Sayidina Ali.

"Beliau tidak mengambil sikap sendiri. Beliau selalu mufakat musyawarah," ujar Yunus.

Yunus lalu meminta Nova memberi kesan yang baik pada tahun terakhir memimpin Aceh. Hal itu, katanya, perlu dilakukan agar dikenang baik ketika selesai menjabat.

"Nah, sekali lagi, di tahun terakhir Pak Nova memimpin, cobalah buat kesan yang bagus demi Aceh. Demi keturunan-keturunan kita. Waktu dikenang orang, bagus masa Pak Nova. Jangan hancur," sebutnya. (*)