DKPP akan Periksa Ketua dan Komisioner KIP Aceh Timur Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

Terbukti Palsukan Hasil Rapat, DKPP Pecat Zainal Abidin dari Ketua KIP Aceh Timur
Ilustrasi - DKPP pecat Zainail Abidin dari jabatan Ketua KIP Aceh Timur terkait pelanggaran etik berupa pemalsuan hasil keputusan rapat yang digunakan untuk menindaklanjuti PAW Anggota DPRK Aceh Timur. | Foto dok DKPP

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia (DKPP) akan memeriksa Ketua dan empat komisioner KIP Aceh Timur lainnya.

KIP Aceh Timur diperiksa terkait dugaan pelanggaran mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPRK Aceh Timur, Syahrul AG.

Sidang DKPP itu direncanakan akan digelar pada Jumat (14/8/2020).

Demikian disampaikan kuasa hukum Pengadu Syahrul AG, Muslim A Gani, SH MH kepada ACEHSATU.COM, Sabtu (8/8/2020).

Muslem mengatakan, pihaknya melalui surat bernomor 0772/PS.DJPP/SET.04/VIII/2020 tertanggal 7 Agustus 2029 telah menerima panggilan DKPP untuk mengikuti sidang.

“Insya Allah, tanggal 14 Agustus 2020 dan tempat sidang berlangsung di Kantor Sekretariat Panwaslih Aceh di Banda Aceh,” ujarnya.

Menurut Muslem, dalam sidang pemeriksaan pertama ini, nantinya para pihak terkait akan didengarkan keterangannya, termasuk pokok pengaduan pengadu, jawaban teradu, dan keterangan para saksi.

Siapkan bukti

Sementara terpisah, Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur, Zainal Abidin dihubungi wartawan via pesan Whatsapp, mengaku pihaknya telah mempersiapkan jawaban dan alat bukti serta saksi guna menghadapi sidang DKPP.

KIP Aceh Timur sebelumnya diadukan anggota DPRK Aceh Timur, Syahrul AG. Politisi PKS itu tidak terima mekanisme PAW yang dilakukan oleh KIP Aceh Timur terhadap dirinya karena tidak memenuhi sebagaimana disyaratkan peraturan perundang-undangan.

Zainal mengatakan pihaknya telah bekerja sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“KIP Aceh Timur tetap mengacu dan berpegang pada pasal 8 PKPU Nomor 6 Tahun 2017 atas perubahan tahun 2019,” kata Zainal Abidin. (*)