Ditemukan Meninggal Pakai Headset, Satgas Corona Turun Tangan Evakuasi Jenazah Pria Tua Ini

Pria tua di Baubau ditemukan meninggal di kamar kontrakannya dengan memakai headset.
Seorang kakek ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia di Baubau, Sulawesi Tenggara.
Foto - Ilustrasi penemuan jenazah pria tua. | Foto: Thinkstock/detikcom

Ditemukan Meninggal Pakai Headset, Satgas Corona Turun Tangan Evakuasi Jenazah Pria Tua Ini

ACEHSATU.COM | KENDARI– Seorang kakek ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Tim Satgas COVID-19 sempat diturunkan mengevakuasi jenazah yang saat ditemukan di kamar kontrakannya dalam posisi berbaring memakai headset.

Melansir detikcom, pria tua itu ditemukan terbaring tewas di dalam kamar kontrakannya di Kelurahan Kaubula, Baubau, Sulawesi Tenggara, dalam keadaan memakai earphone. Petugas menduga pria tua ini tersetrum.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baubau menyebutkan dugaan sementara pria tua itu tewas akibat kesetrum listrik. Namun pihaknya hal itu belum dapat memastikan penyebab sebenarnya.

“Belum tahu (penyebab kematiannya), tapi ditemukan gunakan headset,” kata Kepala BPBD Baubau, LD Muslimin Hibali, Jumat (7/8/2020).

“Dugaan sementara berdasarkan temuan barang bukti, jangan-jangan kena listrik,” sambung dia.

Satuan Tugas COVID-19 setempat diturunkan untuk memproses evakuasi jenazah. Sementara itu, sejumlah polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP.

Berdasarkan temuan di lokasi kejadian, polisi mengamankan seperangkat gawai, baterai pengisi daya (power bank), dan kabel colokan yang berada di sekitar mayat.

Sementara itu, Sumarni, salah seorang tetangga korban, mengatakan sempat melihat korban pada Rabu (5/8/2020).

“Waktu Rabu masih kelihatan, bahkan sempat bilang kalau dia ingin dicarikan rumah kos,” ucap Sumarni.

Dari keterangan yang dihimpun, tidak ada tanda-tanda korban menderita sakit serius dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk kepentingan penyelidikan penyebab kematian pria itu, jenazah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata Baubau guna dilakukan autopsi. (*)