Diskominsa Aceh Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021

Kepala Diskominsa, Marwan Nusuf di Banda Aceh, menyambut gembira dengan prestasi yang diperoleh instansi yang dipimpinnya tersebut.
Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021
Foto Istimewa

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh meraih peringkat 1 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan kualifikasi tertinggi yaitu informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 dari  Komisi Informasi Aceh (KIA).

Kepala Diskominsa, Marwan Nusuf di Banda Aceh, menyambut gembira dengan prestasi yang diperoleh instansi yang dipimpinnya tersebut.

“Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dari komitmen Diskominsa dalam melaksanakan amanah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.

Ia mengatakan anugerah tersebut, merupakan hasil evaluasi keterbukaan informasi tahun 2021 dengan Indikator yang diukur yaitu instrumen kuisioner berupa pengembangan website, pengumuman informasi publik, pelayanan informasi publik, penyediaan informasi publik dan instrumen presentasi berupa inovasi serta kolaborasi.

Sebagai informasi, pada kualifikasi menuju informatif diraih oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh dalam kategori SKPA.

Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota, kualifikasi informatif diraih oleh Pemerintah Kota Banda Aceh. Sementara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Nagan Raya dan Bireuen memperoleh kualifikasi informatif.

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021
Foto Istimewa

Dalam kategori SKPA, selain Diskominsa Aceh, kualifikasi informatif juga didapat oleh DPMG Aceh, Dinas Perhubungan, BPBA, Inspektorat Aceh, Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh.

Kategori instansi vertikal yang informatif didapat oleh Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Aceh dan kategori lembaga non struktural diraih oleh Panwaslih Aceh.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengingatkan seluruh badan publik di Aceh, agar membuka diri terhadap sikap kritis dan saran dari masyarakat luas.

“Menerima sikap kritis publik merupakan faktor eksternal yang memberi pengaruh besar dalam penguatan transparansi ini,” kata Nova pada acara penyerahan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 yang digelar secara virtual oleh Komisi Informasi Aceh (KIA), dari Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh. (*)