Bireuen

Direktur RSUD dr Fauziah: TPK Pegawai Urusan Sunat, bukan Wajib

Sementara itu, sejumlah pegawai di rumah sakit itu mengabarkan kepada bahwa mereka belum menerima uang TPK.

Foto | Rahmad Setiawan

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Direktur  RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS mengatakan, uang Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) yang belum disalurkan Rumah Sakit Fauziah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, bukan sebuah masalah yang harus diributkan.

Karena menurutnya, itu adalah urusan sunat dan bkan wajib.

Hal itu disampaikan, Direktur  RSUD dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS saat ditemui ACEHSATU.COM, Jumat (08/09/2017).

Dikatakan, penyaluran uang TPK pegawai yang belum disalurkan tidak jadi persoalan, dan semua pegawai di lingkungan rumah sakit sangat mengerti terkait persoalan tersebut, sebab jika kemampuan daerah mendukung, persoalan tersebut tidak pernah masalah,” pungkas dr Mukhtar MARS.

Menurut dia, sebenarnya tunjangan penghasilan pegawai di luar gaji, karena bersifat tambahan penghasilan atas kinerja mereka. Selain itu pembayaran TPK sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai.

“Perlu kita klarifikasi dan pahami bersama dengan pikiran yang jernih bahwa TPK itu bukanlah hak. Yang menjadi hak kita selaku pegawai itu adalah gaji,” katanya.

Sementara itu, sejumlah pegawai di rumah sakit itu mengabarkan kepada bahwa mereka belum menerima uang TPK.

“Sudah tiga bulan kami tak terima uang TPK tersebut,” kata salah seorang pegawai Rumah Sakit dr Fauziah yang minta namanya tak dipublikasi.

To Top