Diprotes Logo HUT RI ke-75 Mirip Salib, Ali Mochtar Ngabalin: Jauhi Pikiran Kotor

Foto: Ali Mochtar Ngabalin | Rahel Narda Chaterine/detikcom

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Aksi protes terhadap logo HUT RI ke-75 yang desainnya dituding menyerupai simbol salib masih terus bergulir. Namun Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin membantah tudingan tersebut.

Ngabalin meminta semua pihak yang melancarkan protes agar menjauhi pikiran kotor.

Sebelumnya grafis di logo HUT Kemerdekaan ke-75 RI mendadak heboh dibahas karena dianggap narasi mirip salib.

Bentuk grafis pada spanduk HUT RI ke-75 yang disebut mirip salib itu juga ramai dibahas netizen di Twitter.

Dewan Syariah Kota Solo juga sempat melayangkan protes karena menilai salah satu logo tersebut mirip simbol agama tertentu.

VIDEO Awan Tsunami di Langit Meulaboh

Atas kehebohan itu, tenaga ahli utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin memberi klarifikasi. Ngabalin membantah jika ada pihaknya mengatakan bahwa logo kemerdekaan RI mirip salib.

Menurut Ngabalin, logo tersebut hanyalah sebuah hasil karya yang dihasilkan oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan di bidangnya.

“Logo ini murni dan resmi asli, bukan salib. Ini adalah sebuah karya seni yang dibuat dan dilakukan oleh teman-teman, anak-anak Indonesia yang memiliki kemampuan karya seni yang luar biasa,” tegas Ngabalin dalam video yang dibagikannya kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Ngabalin meminta masyarakat tak berspekulasi macam-macam terkait desain logo kemerdekaan RI itu.

“Anda lihat dari sisi keindahannya, dilihat dari semangat kebersamaan yang dibangun.

Pikiran kotor

Ngabalin pun meminta semua pihak menjauhi pikiran kotor karena menurut dia logo kemerdekaan RI bukan berbentuk salib.

“Jadi jauhkan dari pikiran-pikiran penuh kecurigaan, kebencian, karena apa yang dibangun ini adalah spirit untuk mendorong komitmen dari nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai luhur yang dibangun kebersamaan,” sebut Ngabalin.

“Semangat kebinekaan, semangat kebersamaan, semangat persatuan di usia negara kita 75 tahun,” imbuhnya.

Protes Dewan Syariah

Diberitakan ACEHSATU.COM sebelumnya, salah satu logo Hari Ulang (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-75 disebut menyerupai simbol salib.

Hal itu diungkapkan Dewan Syariah Kota Surakarta (DKS) menyikapi desain logo HUT RI ke-75 yang dirlis Kementerian Sekretariat Negara RI, beberapa waktu lalu.

Humas DSKS, Hendro Sudarso mengatakan pihaknya menemukan tiga logo yang menyerupai agama tertentu. Pihaknya pun telah melayangkan protes.

“Kami menyarankan agar tidak menggunakan logo yang ada atribut agama lain dan Pemerintah kota Solo sudah memastikan tidak akan menggunakan logo tersebut,” ujar Hendro kepada wartawan, dikutip ACEHSATU.COM, Senin (10/8/2020). (*)