Home / Nanggroe / Pidie / Dinsos Aceh Sisir Daerah Tertinggal di Pidie

Dinsos Aceh Sisir Daerah Tertinggal di Pidie

ACEHSATU.COM | PIDIE –Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri bersama rombongan melakukan penjajagan awal di Desa Blang, Kecamatan Tqangse, Kabupaten Pidie, Sabtu (23/11/2019).

Penjajagan itu dilakukan atas perintah Plt Gubernur, Nova Iriansyah yang menginginkan agar Alhudri turun langsung untuk melihat dan mendata secara langsung permasalahan sosial, ekonomi, dan pembangunan yang dialami masyarakat setempat.

Untuk diketahui, Desa Blang Pandak adalah desa yang tingkat kesejahteraannya masih tertingggal dibandingkan dengan desa-desa lain yang ada di Kecamatan Tangse.

“Atas perintah Bapak Plt Gubernur inilah kami turun dan ingin melihat langsung permasalahan yang ada di Blang Pandak ini,” kata Alhudri didampingi Kepala Dinas Sosial Pidie, Muslim kepada Kepala Desa Blang Pandak, Banta Lidan

Untuk itu, Alhudri kepada Banta Lidan dan petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tangse yang turut hadir pada kunjungan tersebut, meminta agar diberikan data yang akurat kepadanya terkait permasalah yang dihadapi masayarakat setempat.

Data tersebut nantinya akan disampaikan ke Plt Gubernur Aceh, untuk kemudian disampaikan kepada para kepala satuan kerja perangkat Aceh (SKPA) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik itu dalam urusan permasalahan sosial, perekonomian, infrastruktur, dan administrasi kependudukan.

“Ini sebagai wujud nyata bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah persoalan masyarakat,” kata Alhudri.

Alhudri mencontohkan, sebelumnya Dinas Sosial Aceh melakukan hal serupa di beberapa daerah terpencil di Aceh, diantaranya di Kemukiman Jamat, Kabupaten Aceh Tengah, Desa Sikundo, Kecamatan Pante Cereumen, Kabupaten Aceh Barat, dan Desa Bintah, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya. Dari hasil penjajagan awal tersebut, Nova Irinsyah memboyong serta belasan SKPA ke daerah-daerah tersebut dalam bentuk bakti sosial untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Misalnya kita punya masalah dengan jalan, pertanian, kesehatan, administrasi kependudukan, dan sejumlah permasalahan lainnya, nanti melalui Pak Plt Gubernur Aceh kita bawa dinas-dinas terkait kemari,” kata Alhudri.

Sementara itu Banta Lidan mengaku memang sangat membutuhkan kehadiran Pemerintah Aceh dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan pembangunan di daerahnya.

“Misalnya jalan seperti yang bapak lihat, dan banyak juga masalah lainnya di sini,” katanya

About Redaksi

Check Also

Apa Lahu “Hipnotis” Pendengar Dakwah Haji Uma di Pidie

ACEHSATU.COM | PIDIE – H. Sudirman atau yang lebih akrab disapa Haji Uma anggota DPD …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *