oleh

Dikira Sedang Tunggu “Orderan” di Lapangan Merdeka Langsa, Dua Wanita Diangkut Polisi Syariah di Tengah Larut Malam

-Langsa-72 views

ACEHSATU.COM | LANGSA – Satuan Wilayatul Hisbah (WH) Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Kamis (14/2/19) dini hari sekira pukul 01.45 Wib menciduk dua orang wanita sedang duduk di Lapngan Merdeka Langsa.

Kedua wanita itu adalah inisial EN (30), Status Janda, Pekerjaan IRT, Warga Gampong Lhok Banie, Perumahan Pusong, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.

Sedangkan temannya inisial MY (23), Status Belum Kawin, Warga Alue Bu Alue Lhok, Aceh Timur.

“Benar, kita (WH) mengamankan dua orang wanita waktu dilarut malam sedang duduk di lapangan merdeka Kota Langsa” ujar Yudhi Danru WH di Kantor Dinas Syariat Islam Kota Langsa.

Diterangkannya, berawal adanya laporan dari warga kepada pihaknya yang mencurigai keberadaan dua wanita di lapangan merdeka Kota Langsa. Warga menduga keberadaan dua wanita di lapangan merdeka dilarut malam adalah bagian dari aktifitas transaksi Seks menunggu jemputan sang lelaki hidung belang.

“Menerima informasi itu, kita monitor TKP dan mendapati dua orang wanita sedang duduk di lapangan merdeka,” katanya.

Selanjutnya, petugas WH langsung menghampiri dan menanyakan tujuan atau keperluan kepada dua wanita itu berada di lapangan merdeka dilarut malam. Setelah itu keduanya langsung diangkut ke kantor Dinas Syaiat Islam.

Setibanya di kantor, kepada petugas WH kedua wanita itu mengaku pulang dari kerja berjualan bubur kacang hijau di lapangan Belakang.

“Kita juga periksa berbagai peralatan lainnya yang dibawa oleh kedua wanita itu,  namun tidak ditemukan hal yang mencurigakan,” ujar Yudhi.

Dan untuk memastikan kebenaran pengakuan tentang alamat kedua orang wanita itu, dipaparkan Yudhi pihaknya mencoba menghubungi beberapa warga Gampong dimana tempat keduanya itu berdomisili.

“Benar mereka adalah warga seperti disebutkan, dan benar keduanya adalah bekerja jualan bubur Kacang Hijau di Lapangan Belakang” katanya.

Ilustrasi | Foto: HALUANPOS.COM

Selanjutnya oleh petugas WH kepada kedua wanita tersebut dihimbau dan dinasehati tidak baik bagi seorang wanita berada ditempat sepi apalagi ditengah larut malam, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan berbagai tindakan pelanggaran Syariat Islam

“Setelah dinasehati dan menanda tangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya, keduanya juga diminta segera pulang kerumah mereka masing masing,” kata Yudhi.

Sementara itu beberapa warga pada malam tersebut berada di Kantor Dinas Syariat Islam memberi apresiasi terhadap kinerja WH Kota Langsa dalam pemberantasan tindakan pelanggaran Syariat.

“Luar biasa, meskipun tengah larut malam personil WH tetap bekerja menegakkan amar ma’ruf Nahi mungkar di Kota Langsa, bagus,” kata salah seorang warga memuji kinerja WH Langsa. (*)

Komentar

Indeks Berita