Langsa

Dihadapan Gubernur, Walikota Langsa Paparkan Kendala Membangun Kota Langsa

Kota Langsa hanya mengandalkan bidang jasa dan bidang parawisata, untuk itu hendaknya pembangunan seperti rumah sakit regional dan dua Universitas Negeri diperluas, selain itu bidang parawisata juga membutuhkan membutuhkan lahan yang luas untuk perbaikan sehingga menjadi layak dan nyaman”, sebut Usman Abdullah atau lebih akrap disapa toke su’uem.

Foto: Acehsatu.com | Sherly Maidelina

ACEHSATU.COM | LANGSA – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Langsa Usman Abdullah dan DR H Marzuki Hamid MM  resmi telah dilantik langsung oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di aula DPRK Langsa (28/08/2017).

Dalam sambutannya Walikota Langsa menyampaikan hambatan dan kendala dalam membangun Kota Langsa karena terbentur lahan yang selama ini pihak PTP terkesan mempersulit proses pembebasan lahan. “sehingga kami harap kedepan Gubernur Aceh bisa meninjau kembali perpanjangan HGU”, ujar Walikota Langsa.

Selain itu lanjut Usman Abdullah, Kota Langsa tidak banyak memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) sebagaimana yang dimiliki kabupaten lainnya di Aceh. Sehingga Langsa hanya bisa mengandalkan bidang jasa dan parawisata sehingga perlu dikakukan perluasan dan pengembangan sehingga Langsa bisa semakin maju dan dikenal baik ditingkat Nasional maupun Internasional,

“Kota Langsa hanya mengandalkan bidang jasa dan bidang parawisata, untuk itu hendaknya pembangunan seperti rumah sakit regional dan dua Universitas Negeri diperluas, selain itu bidang parawisata juga membutuhkan membutuhkan lahan yang luas untuk perbaikan sehingga menjadi layak dan nyaman”, sebut Usman Abdullah atau lebih akrap disapa toke su’uem.

Selain itu Walikota juga meminta dukungan semua pihak terutama Wali Nanggroe Aceh dan Gubernur Aceh agar Pemerintahan dibawah pimpinannya bisa berjalan sesuai tujuan bersama.

Pada kesempatan tersebut Usman Abdullah juga mengucapkan rasa terimakasihnya atas kedatangan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf beserta rombongan dengan melakukan pendaratan pertama di landasan darurat yang dibangun Pemerintah Kota di kawasan Industri Pelabuhan Kuala Langsa.

“Semoga dengan adanya landasan tersebut, Gubernur Aceh bisa lebih sering mengunjungi Kota Langsa karena jika menggunakan pesawat hanya butuh waktu selama 1 jam saja dari Kota Banda Aceh ke Kota Langsa ” tutup Toke Su’uem.

To Top