Didesak Aksi Masa, DPRK Aceh Timur Setuju Tolak UU Omnibus Law

Sebanyak 18 organisasi massa dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRk Aceh Timur pada Senin (12/10/2020).

ACEHSATU.COM, ACEH TIMUR – Sebanyak 18 organisasi massa dan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRk Aceh Timur pada Senin (12/10/2020).

Massa yang terdiri dari ratusan orang ini menuntut agar agar DPRK Aceh Timur menyatakan sikapnya untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Koordinator aksi, Zulkifli mengatakan, pada aksi ini kami ingin agar UU Cipta Kerja atau Omnibus Law di cabut.

“hasil diskusi dari kawan-kawan. Bahwa sanya kami bertujuan agar Omnibus Law ini dicabut karena UU Omnibus Law ini tidak mempertimbnagkan keuntungan rakyat tapi menguntungkan Investor,” Ujar nya.

Dalam aksi tersebut setelah massa meminta agar seluruh anggota DPRK Aceh Timur untuk keluar menjumpai massa.

Dalam situasi aksi massa berkerumun, Ketua DPRK Tgk. Muhammad Daut beserta beberapa anggota DPRK Aceh Timur lainnya mengaminkan permintaan tersebut dan hadir di tengah massa aksi demo dan disambut gemuruh sorakan para demonstran.

Setelah didesak anggota demonstran, Ketua DPRK Aceh Timur, Tgk. Muhammad Daud akhirnya menyetujui tuntutan massa agar menolak UU Omnibus Law dengan menanda tangani dan membacakan petisi didepan para demonstran.

Adapun isi petisinya antara lain, menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja dan mendesak presiden mengeluarkan peraturan pengganti Undang-Undang atau Perpu untuk cabut Omnibus Law. (*)