Dianggap Kooperatif, Empat Eksekutor Penembakan Pos Polisi Tidak Ditahan

Keempat pelaku tersebut tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan subjektif penyidik bahwa mereka sangat kooperatif, tidak akan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti,
kombes pol winardy kabid humas polda aceh
Kombes Pol Winardy Kabid Humas Polda Aceh

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Empat orang diduga eksekutor penembakan Pos Polisi Panton Reu Polres Aceh Barat menyerahkan diri ke polisi. Keempatnya tidak dilakukan penahanan karena mereka sangat kooperatif.

Pelaku yang menyerahkan diri adalah adalah SJ (41), RJ (46), DM (40), AF (38). Keempat pelaku  ikut menyerahkan empat pucuk senjata laras panjang jenis M16 dan tiga pucuk AK-56.

“Keempat pelaku tersebut tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan subjektif penyidik bahwa mereka sangat kooperatif, tidak akan melarikan diri, atau menghilangkan barang bukti,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan, Sabtu (27/11/2021).

Baca Juga: BREAKING NEWS: 4 Eksekutor Penembakan Pos Polisi di Aceh Barat Menyerahkan Diri

Senjata itu diduga dipakai saat memberondong Pospol. Menurut Winardy, keempat terduga itu tidak ditahan karena ada jaminan dari keluarga, mukim serta kepala desa.

“Mereka juga bersedia hadir di hadapan penyidik kapan pun dibutuhkan. Namun, kita wajibkan mereka melapor setiap Senin dan Kamis,” ujar Winardy.

Winardy menambahkan, keempat terduga pelaku menyerahkan diri setelah polisi melakukan langkah persuasif selama lima hari. “Keempat terduga pelaku diantar ke Polres Aceh Barat oleh keluarga serta kepala desa”, ujarnya.

Winardy  menuturkan, Upaya persuasif  tidaklah mudah, ada peran Kapolda Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar yang menjamin keselamatan dan merangkul mereka hingga timbul kesadaran untuk menyerahkan diri,  kata Winardy.

Total sudah delapan orang diamankan dalam kasus itu. Mereka adalah SJ (41), RJ (46), DM (40), AF (38), CA (53), AD (61), AH (tewas ditembak), dan JH (42).

Seperti diberitakan sebelumnya, Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, diduga ditembak orang tak dikenal, penembakan tersebut terjadi Kamis (28/10) sekitar pukul 03.15 WIB.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan 16 selongsong peluru kaliber 7,26 milimeter serta 22 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter. Selain itu, polisi menemukan enam proyektil peluru.

“Proyektil yang kita temukan satu buah di dalam tembok samping Pospol, satu buah di depan pintu masuk Pospol, dan satu buah di ruangan dalam Pospol,” pungkas Winardy.