Di Tengah Pandemi Covid-19 Kunjungan Wisatawan ke Banda Aceh Meningkat

berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh, kunjungan wisatawan dalam masa pandemi kian meningkat pada satu tahun terakhir masa COVID-19 ini
Hotel dan Restoran di Aceh
Wisatawan mencuci tangan sebelum masuk Museum Tsunami Aceh di Banda Aceh, Senin (15/3/2021). Mencuci tangan merupakan bagian dari program CHSE yang merupakan protokol kesehatan memutus penularan COVID-19. Antara Aceh/M Haris SA

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Di tengah pandemi covid-19 Kunjungan wisatawan ke Kota Banda Aceh mulai meningkat, Data tersrbut mencapai 251.836 orang atau lebih tinggi sekitar 46,2 persen dibandingkan tahun awal pandemi 2020 lalu.

“Meski belum sepenuhnya mencapai kondisi normal, namun tingkat kunjungan wisatawan ke Banda Aceh mulai menggembirakan,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di Banda Aceh, Minggu.

Aminullah mengatakan, berdasarkan data Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh, kunjungan wisatawan dalam masa pandemi kian meningkat pada satu tahun terakhir masa COVID-19 ini. 

Aminullah menyebutkan, kunjungan wisatawan baik nusantara (wisnus) mancanegara (wisman) di Banda Aceh per Desember 2021 mencapai 251.836 orang. 

Angka tersebut, kata Aminullah, naik sekitar 46,2 persen jika dibandingkan dengan tingkat kunjungan wisatawan pada 2020 lalu yakni hanya mencapai 172.197 orang.

“172.197 wisatawan pada 2020 ini diantaranya 168.952 dari nusantara, dan 3.245 wisatawan mancanegara yang mampir menikmati liburan di Banda Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Aminullah juga merincikan tingkat kunjungan wisatawan ke Banda Aceh sejak era sebelum pandemi COVID-19 melanda negeri ini.

Pada 2018 tercatat sebanyak 393.400 wisatawan ke Banda Aceh, dengan wisnus sebanyak 372.503 orang, dan wisman 20.897 orang. 

Kemudian, lanjut Aminullah, angka kunjungan tersebut terus mengalami peningkatan pada 2019 yakni mencapai 503.922 wisatawan, diantaranya 477.189 domestik dan 26.803 dari mancanegara. 

“Saat itu kita memang sangat fokus dalam menggenjot sektor wisata. Promosi kita lakukan secara masif. Hal itu sangat berdampak pada ekonomi kota, menimbulkan multiplier effect,” kata Aminullah.

Aminullah bersyukur saat ini pandemi COVID-19 yang sudah semakin terkendali, sehingga aktivitas perekonomian dan pariwisata dapat dibuka kembali.

Aminullah menambahkan, COVID-19 di Banda Aceh terus terkendali dengan baik jika semuanya disiplin menerapkan prokes di tengah masyarakat. Sehingga wisatawan tidak khawatir lagi berkunjung ke ibu kota provinsi Aceh ini.

“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan ke Banda Aceh berangsur membaik. Hal ini tidak lepas dari pengendalian situasi COVID-19 dan realisasi vaksinasi kita yang mencapai 100 persen,” demikian Aminullah.