Di Perbatasan Aceh-Sumut, 812 Kenderaan Ditolak Masuk Aceh

Di Perbatasan Aceh-Sumut, 812 Kenderaan Ditolak Masuk Aceh

 ACEHSATU.COM [ BANDA ACEH – Hampir sepekan sejak pemberlakukan larangan angkutan umum dan kenderaan pribadi masuk ke Aceh, sudah 812 kenderaan bermotor dengan jumlah 1.985 penumpang ditolak masuk ke Aceh.

Saat tiba di empat pintu masuk Aceh, diperbatasan Aceh-Sumatera Utara (Sumut) teeparnya Aceh Tamiang, Singkil, Aceh Tenggara dan Subulussalam, kenderaan umum dan mobil pribadi yang membawa penumpang mudik diprintahkan oleh petugas Satlantas untuk memutar balik, kembali ke Sumut.

Larangan ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Aceh. Provinsi ini salah satu provinsi yang dinilai Gugus Covid-19 nasional, sangat baik dalam mencegah penyebaran virus corona. Beberapa kasus yang terpapar warganya berasal dari luar daerah seperti Kota Medan dan Pulau Jawa, namun hampir sebagian besar sembuh. Jadi wajar daerah ini memperketat warga luar yang masuk ke provinsi ujung  barat Indonesia ini.

“Penolakan angkutan umum dan pribadi masuk ke Aceh, menyusul adanya larangan masuk ke wilayah Provinsi Aceh yang diputuskan dalam rapat virtual dengan Menkopolhukam, Menko Kemaritiman serta Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 guna mencegah virus ini, sejak Kamis (21/5) pukul 10.00 WIB,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa (26/5/2020)

Mantan Kapores Aceh Tamiang ini melanjutkan, kebijakan tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Aceh terlebih Aceh, waluapun Aceh zona merah namun jika tidak diawasi dikhawatirkan penyebaran Covid-19 di Aceh akan masif sehingga akan berdampak terhadap sendi kehidupan masyarakat.

1.985 penumpang ini di tolak masuk ke Aceh di empat pintu perbatasan Aceh-Sumatera Utara  dengan rincian

Hari pertama, Kamis (21/5), 163 kendaraan bermotor ditolak masuk Aceh terdiri 82 mobil pribadi, 77 mobil penumpang umum, empat unit sepeda motor, serta 601 penumpang diperintahkan putar balik.

Hari kedua, Jumat (22/5), 131 kendaraan bermotor juga ditolak masuk Aceh, terdiri 84 mobil pribadi, 46 mobil penumpang serta 267 penumpang ditolak masuk Aceh.

Hari ketiga, Sabtu (23/5), 231 kendaraan bermotor terdiri 170 mobil pribadi dan 61 mobil penumpang serta 505 penumpang juga diperintahkan putar balik ke Sumatera Utara.

Hari keempat, Minggu (24/5), 187 kendaraan bermotor terdiri 141 mobil pribadi dan 46 angkutan umum serta 392 penumpang juga ditolak masuk Aceh.

Hari kelima, Senin (25/5), 100 kenderaan bermotor kembali ditolak masuk Aceh terdiri 66 mobil pribadi, 28 angkutan umum, dan enam unit sepeda motor diperintahkan putar balik ke Sumatera Utara.