oleh

Desa Jantho Baru Uji Coba Distribusi Air dari Irigasi

-Aceh Besar, Nanggroe-125 views

Laporan: Putri Purnama Sari

ACEHSATU.COM | ACEH BESAR – Masyarakat Desa Jantho Baru, melakukan uji coba distribusi air yang bersumber dari irigasi. Mereka memanfaatkan irigasi untuk mengairi lahan persawahan dan untuk kebutuhan rumah tangga, Jumat (27/12/19).

Desa Jantho Baru bertempat pada Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu desa yang tidak menggunakan PDAM untuk mengairi daerahnya.

Karena memiliki irigasi dengan jumlah air yang sangat berlimpah untuk dimanfaatkan.

Untuk memanfaatkan Dana Desa, masyarakat setempat mengambil keputusan untuk membangun dan mengembangkan irigasi untuk dijadikan layaknya PDAM yang dapat langsung mengairi ke perumahan.

Keputusan tersebut di ambil dari musyawarah yang diikuti seluruh masyarakat dan perangkat desa, awalnya setiap Dusun mengusulkan kepentingannya masing-masing, namun hasil yang lebih dominanlah yang lebih diprioritaskan.

Perairan irigasi inilah yang menjadi keputusan utama untuk segera di lakukan, dengan melihat lebih banyak manfaat yang dihasilakan untuk menghindari keringnya sumur saat musim kemarau yang sering terjadi di desa tersebut.

Untuk memaksimalkan kestabilan dan volume air, mereka membangun bak untuk menampung air sebelum langsung keperumahan warga, kemudian pipa yang terhubung dari irigasi kesetiap jalan juga memanfaatkan Dana Desa.

Selebihnya penggunaan dana desa, pipa yang tersambung ke area rumah merupakan swadaya masyarakat pribadi dan saling bergotong royong dalam pengerjaan.

Pembangunan ini sudah  selesai di kerjakan dan telah berjalan satu bulan untuk tahap uji coba.  Setiap masyarakat hanya dituntut membayar sepuluh ribu setiap bulannya untuk biaya perawatan pembangunan.

Banyak komentar positif yang di dapatkan, Sumirah, salah satu warga lansia dan berstatus janda mengatakan bahwa dirinya sangat senang dengan pembangunan ini, mereka merasa lebih mudah ketika kemarau mulai tiba dan ringan dalam pembayaran listrik karna tidak membutuhkan sanyo setiap saat.

“Dengan pembangunan ini merasa terbantu untuk memperoleh air bersih dan tidak boros karena tidak perlu untuk menghidupkan sanyo berulang kali,” katanya.

Muhadi, salah satu masyarakat Desa Jantho Baru, mengatakan pengerjaan ini dilakukan atas dasar kesepakatan bersama dan dengan suka rela masyarakat untuk saling membantu satu sama lain demi mendapatkan manfaat bersama dalam penggunaan Dana Desa.

“Pembangunan ini dilakukan dengan keputusan bersama melalui musyawarah yang dilakukan, dan agar dapat merasakan manfaat bersama dengan penggunaan Dana Desa,” tutupnya.(*)

Komentar