Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah Wisuda Santri Perdana

"Hanya melalui pendidikanlah, kita bisa menghadapi tantangan kemajuan yang begitu cepat tersebut," Abiya Nurmiswari Amir SHI MAg
Wisuda santri
Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah di Desa Benua Raja Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang menggelar wisuda perdanana untuk 32 santri angkatan pertama di Dayah itu, Kamis (8/4/2021). acehsatu.com/Muhammad nasir

Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah Wisuda Santri Perdana


ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah di Desa Benua Raja Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang menggelar wisuda perdanana untuk 32 santri angkatan pertama di Dayah itu, Kamis (8/4/2021).

Meski baru berusia seumur jagung namun murid di Dayah ini setiap tahunnya terus bertambah, hingga tahun ketiga.

Kepercayaan orang tua santri terhadap dayah ini salah satunya dikarenakan dayah ini menganut pola pembelajaran pasantren modren berupa pembelajaran umum dan agama, bahkan ciri khasnya tetap mengandalkan pembelajaran pola Dayah berupa belajar kitab-kitab klasik seperti kitab fikih, kitab kuning dan lain lain.

Pimpinan Dayah Abiya Nurmiswari Amir SHI MAg, Misbahur Rasyad Al-Aziziyah kepada acehsatu.com mengatakan, wisuda santri ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan undangan terbatas.

Pada kesempatan tersebut, Abiya Nurmiswari menyampaikan beberapa pesan kepada para santri yang di wisuda maupun yang masih belajar di Dayah itu.
Pertama, berharap agar para santri mengembangkan terus ilmu agama yang dimiliki dengan terus belajar dan belajar.

Kedua, selalu dekat dan khidmat dengan ulama dan para guru sehingga semangat belajar semakin kuat, dan ilmu yang didapat memiliki keberkahan dan tertanam dalam sanubari para santri.

Wisuda santri

Ketiga, bersikaplah santun dan berakhlaqul karimah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah.
“Beri contoh yang baik kepada masyarakat sehingga citra para santri dan alumi Dayah Misra tetap terjaga dan selalu tumbuh kepercayaan dari masyarakat sebagai lembaga pendidik yang menghasilkan santri berakhlakul karimah dan berilmu.

Keempat, tetaplah membina silaturrahmi dengan rekan sesama alumni. Begitu juga kepada alumni, jangan sampai melupakan Dayah ini.
Kelima, agar selalu menyayangi orangtua. Berbuatlah yang terbaik, dan tunjukkan baktimu pada orang tua.

Selain itu, Abiya Nurmiswari Amir S.HI MAg juga menyampaikan tantangan para santri, menurutnya dalam tantangan ke depan para santri semakin berat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
“Hanya melalui pendidikanlah, kita bisa menghadapi tantangan kemajuan yang begitu cepat tersebut,” ujar Abiya.

Lanjutnya, untuk itu kita perlu menyiapkan benteng bagi anak-anak Aceh dalam menghadapi arus globalisasi yang semakin deras melanda segenap aspek kehidupan, yang dari hari ke hari semakin mengikis akhlak generasi muda kita.

Belum lagi berbagai kasus pendangkalan aqidah yang kerap melanda di berbagai wilayah Aceh.
Itu sebabnya,dengan dukungan dari segenap komponen masyarakat, agar terus berusaha mewujudkan pendidikan berbasis Syariat Islam, dilaksanakan di sekolah- sekolah mulai tingkat dasar hingga menengah atas, tegasnya.

Tidak lupa Abiya juga mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada semua dewan guru yang sudah bersusah payah mendidik, membimbing santri yang Alhamdulillah hari ini tanpa terasa sudah selesai wisuda angkatan pertama.

Ia berharap dengan kerja keras semua pihak, kedepan pasantren ini dapat terus meningkatkan mutu lulusannya, sehingga melahirkan generasi masa depan Aceh yang berguna bagi agama, bangsa dan juga bagi masyarakat.

Terakhir Abiya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah ini. “Semoga ilmu yang telah diperoleh akan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi wisudawan dan untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujar Abiya lagi.

Kepada 32 wisudawan yang hari ini akan melangkah ke pendidikan yang lebih tinggi. Abiya berharap agar para santri terus menerus meningkatkan potensi diri, kualitas diri dan nantinya menjadi bermanfaat bagi masyarakat, Nusa dan Bangsa
Acara wisuda juga dihadiri Bupati Aceh Tamiang, Mursil.

Pada kesempatan tersebut Bupati mengatakan akan terus berupaya membantu pembangunan Dayah ini, dengan alasan, pada dasarnya ini adalah tugas pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, tetapi hari ini peran tersebut sudah diambil alih oleh pimpinan pasantren Misra pimpinan Abiya.

Mursil melanjutkan, Dayah Misbahur Rasyad Al-Aziziyah ini mempunyai peran sangat besar untuk melahirkan kader-kader terbaik Aceh yang memiliki “imtaq” dan “iptek” melalui pendidikan Islam terpadu.

Maka wajib kita dukung, bukan hanya pemerintah saja tetapi semua pihak harus terus membantu pembangunan Dayah ini, sehingga kedepan semakin maksimal (*)