Dayah Irsyadul Ulum Meurahdua Peringati Maulid

Santri Dayah Irsyadul Ulum Al-Aziziyah Gampong Dayah Kruet Kemukiman Kuta Baroh Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya, Minggu (1/11/2020) memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW 1442 H.
Suasana maulid di Masjid Tgk Japakeh Kuta Simpsng Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya, Kamis (29/10/2020). Acehsatu.com/ Abdullah Gani

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Santri Dayah Irsyadul Ulum Al-Aziziyah Gampong Dayah Kruet Kemukiman Kuta Baroh Kecamatan Meurahdua, Pidie Jaya, Minggu (1/11/2020) memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW 1442 H.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumya, maulid pada malamnya juga dirangkai dengan ceramah agama.

Kali ini, ceramah disampaikan Abi Muhammad Nazar dari Desa Nangroe Ulim.

Pimpinan Dayah Irsyadul Ulum Kuta Baroh, Abi Rusydi Muhammad, dalam keterangannya kepada ACEHSATU.com, Minggu (1/11/2020) menyebutkan, memperingati hari-hari besar Islam di dayah yang dipimpinnya sudah menjadi agenda rutin tahunan termasuk peringatan 12 Rabiul Awal.

Antusias santri termasuk orangtua serta masyarakat setempat sangat besar.

Mereka ikut membantu menyukseskan Syiar Islam.

“Alhamdulillah dukungan wali santri dan warga setempat sangat besar,”kata Abi Rusydi.

Maulid juga diwarnai dengan zikir santri dayah setempat. Zikir berlangsung sejak pagi hingga jelang siang.

Tamu yang diundang, selain penduduk setempat, orangtua/wali santri itu sendiri baik pria maupun wanita juga mengundang ratusan warga gampong atau kecamatan tetangga seperti Meureudu dan Ulim.

Sebagai menu atau lauk selain ikan dayah menyembelih seekor sapi plus dua ekor kambing.  

Amatan ACEHSATU, puluhan undangan silih berganti mendatangi Dayah Iryadul Ulum memenuhi undangan menikmati makan maulid.

Gema zikir membahana dan membuat para undangan terkesima menyaksikan zikir yang dilantunkan anak-anak seusia SD/MI.

Kondisi cuaca yang mendukung (tidak cerah), sehingga undangan tampak tidakkepanasan dan betah walau agak lama di lokasi dayah.

Abi Rusydi menambahkan, hingga saat ini Dayah Irsyadul Ulum Al-Aziziyah memiliki sekitar 250 orang santri pria dan wanita.

Di dayah yang dipimpinnya juga dilaksanakan pengajian tetap mingguan untuk masyarakat. Setiap Rabu usai zuhur berlangsung pengajian Sirul Mubtadin dengan jumlah jamaahnya rata-rata 150 an orang setiap kali pertemuan.

Sementara pada Kamis malam (malam Jumat), digelar pengajian disertai zikir juga diikuti orang dewasa. Setiap kali zikit jamaahnya juga lumayan ramai. (*)