Lingkungan Hidup

Danramil Ulee Kareng Ikut Aksi Penanaman Seribu Mangrove di Alue Naga

Penanaman ini dilakukan di tepian pantai Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Ahad (14/01/2018).

Foto | Istimewa

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH –  Dalam rangka pelestarian alam di areal tepian pantai, Danramil 09/Ulee Kareng, Kodim 0101/BS, Mayor Inf Zulfian, bersama dengan Jefri Nichol Fans ( JNF ) melakukan penanaman seribu mangrove.

Penanaman ini dilakukan di tepian pantai Desa Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Ahad (14/01/2018).

Giat aksi tanam seribu mangrove ini dipelopori oleh Jefri Nichol Fans ( JNF ) dan kawan–kawan komunitas lainnya di Aceh.

Hadir  juga dalam mendukung kegiatan penanaman seribu mangrove tersebut diantaranya, Kadis Lingkungan Hidup dan kehutanan Aceh, Kepala BKSDA Aceh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Aceh.

Kemudian, Kepala BKSDA Aceh, Kepala Museum Tsunami, Komunitas Adventure, Kepala BPDASHL Krueng Aceh, Kepala BPKH XVIII Aceh, Rektor Unsyiah, Rektor UIN Ar-raniry, Kepala BPHP wilayah 1 Aceh, Kepala BKSDA Aceh, KPH Wilayah I Aceh, ppara Muspika Kecamatan Syiah Kualadan mahasiswa Unsyiah dan UIN Ar-Raniry.

Danramil 09/Ulee Kareng mengatakan sangat mendukung kegiatan ini, karena selain menjaga kelestarian alam, penanaman pohon mangrove ini juga dapat memberikan kontribusi keamanan wilayah pesisir dengan mengurangi dampak dari abrasi, badai, angin siklon hingga tsunami.

Hal itu dikarenakan akarnya mampu mengikat dan memperkuat struktur tanah sehingga tanah menjadi kuat dan tidak mudah longsor.

Selain itu manfaat penting lainnya yang tidak begitu diketahui  masyarakat yakni manfaat ekologis berperan juga dalam mengurangi zat pencemar udara dan penghasil oksigen melalui proses fotosintesis. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top