Dandim 0101/BS: Penertiban Rumah Dinas TNI Dilakukan Secara Persuasif

Komandan Kodim (Dandim) 0101/BS, Kodam Iskandar Muda, Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti mengatakan penertiban aset TNI berupa rumah yang dihuni bukan personel aktif dilakukan secara persuasif.
Penertiban Rumah Dinas TNI
Bangunan yang dibangun di lahan milik TNI di Banda Aceh dipasangi pita dilarang melintas. Antara Aceh/HO

Dandim 0101/BS: Penertiban Rumah Dinas TNI Dilakukan Secara Persuasif

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Komandan Kodim (Dandim) 0101/BS, Kodam Iskandar Muda, Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti mengatakan penertiban aset TNI berupa rumah yang dihuni bukan personel aktif dilakukan secara persuasif.

“Penertiban secara persuasif merupakan bentuk tertib administrasi, tertib fisik, dan tertib hukum karena rumah dan lahan ditempati orang tidak berhak,” kata Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti di Banda Aceh, Jumat.

Sebelumnya, Kodam Iskandar menertibkan puluhan rumah dinas TNI AD yang dihuni bukan personel aktif TNI di beberapa tempat di Kota Banda Aceh yang masuk wilayah Garnizun Kodim 0101/BS.

Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti mengatakan sebelum penertiban juga sudah dilakukan mediasi termasuk menyurati penghuni rumah tidak mengubah struktur bangunan. Apalagi ada beberapa bangunan dijadikan warung atau tempat usaha lainnya.

Selain itu, Kodam Iskandar Muda juga menyurati penghuni rumah agar mengembalikanya ke Aslog Kasdam Iskandar Muda serta mengosongkan rumah dan bangunan liar di lahan milik TNI tersebut.

Penertiban Rumah Dinas TNI
Bangunan yang dibangun di lahan milik TNI di Banda Aceh dipasangi pita dilarang melintas. Antara Aceh/HO

"Di lokasi rumah dinas tersebut juga sudah plang bertuliskan Tanah Milik TNI AD. Selanjutnya diberi waktu sebulan agar penghuni rumah dan lahan mengosongkannya," kata Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti.

Menurut Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti, selama ini proses penertiban dilakukan secara persuasif dan humanis. Yakni dengan melakukan sosialisasi dan imbauan agar penghuni rumah memahamj penggunaan lahan TNI.

"Penertiban dilakukan sebagai langkah akhir. Kami berharap penertiban rumah dinas dan lahan milik TNI berjalan kondusif serta dapat diterima penghuninya yang telah selesai masa hak tinggalnya," kata Kolonel Inf Abdul Razak Rangkuti. (*)