Dampak Wabah Covid-19, Pelaku Usaha Kecil di Langsa Menjerit

Dampak Wabah Covid-19, Pelaku Usaha Kecil di Langsa Menjerit

ACEHSATU.COM | LANGSA – Dampak pandemi virus Covid-19 juga menyentuh langsung terhadap kelangsungan sektor pelaku usaha ekonomi kecil di Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Para pedagang kecil itu mengakui omset atau pendapatan usaha mereka menurun drastis bahkan hingga mencapai 50% .

“Berat memang bang, tapi mau gimana lagi,” kata M.Nasir (28) salah satu pedagang rujak Aceh keliling di Kota Langsa pada ACEHSATU.COM, Kamis (16/4/2020).

Ayah dari seorang isteri dan tiga anak ini mengakui, telah menjalani usaha jualan rujak Aceh selama lebih kurang Empat tahun dan sebelum merebaknya wabah virus Covid-19, jumlah penghasilan yang ia peroleh mencapai Rp.400.000 hingga Rp. 500.000/hari

“Hari ini, baru 150 ribu laku,” ujarnya nelangsa.

Ia menjelaskan dari Rp. 400.000,-/hari pendapatan yang diperoleh dari usaha jualan rujak keliling yang dilakoninya, Rp. 250.000,- diantaranya ia pergunakan untuk modal belanja berbagai kebutuhan usaha jualannya esok harinya.

“Sisanya, untuk menutupi biaya hidup sehari hari, seperti kebutuhan dapur, biaya listrik, pendidikan anak dan bayar sewa rumah,” tuturnya.

Harapannya kepada Pemerintah Aceh untuk dapat memberi perhatian terhadap kelangsungan usaha yang digelutinya seperti bantuan modal usaha.

“Saya akui tidak mungkin dan mustahil dapat memenuhi keinginan semua pihak, namun dengan anggaran yang melimpah hendaknya ada skala prioritas seperti untuk kami para pekaku usaha kecil ini, sungguh kami sangat butuh perhatian dari Pemerintah Aceh,” tuturnya.

Dikatakannya, Ia mendengar hingga Triliunan rupiah dana dianggarkan Pemeintah Aceh untuk penanganan Covid-19 dan dirinya berharap sedikitnya dapat merasakan syafaat dari limpahan itu semata demi menopang kelancaran usaha yang ditekuninya ditengah imbas Covid-19, ujarnya penuh harapan. (*)