Dampak Pandemi Anggaran Kurang, Ini dia Sejumlah Pos yang Dipotong Pemkab Tamiang

Dampak pandemi Covid -19 di negeri ini juag berdampak terhadap ekonomi yang berimbas terhadap keuangan daerah tidak terkecuali Pemkab Aceh Tamiang yang mengharuskan melakukan pemtongan dan pengurangan sejumlah pos anggaran termasuk honorium  Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) tahun 2022.
pdpk aceh tamiang
Ilustrasi : Tenaga PDPK Aceh Tamiang/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Dampak pandemi Covid -19 di negeri ini juag berdampak terhadap ekonomi yang berimbas terhadap keuangan daerah tidak terkecuali Pemkab Aceh Tamiang yang mengharuskan melakukan pemtongan dan pengurangan sejumlah pos anggaran termasuk honorium  Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) tahun 2022.

“Pengurangan honor tenaga PDPK merupakan opsi terakhir setelah pos anggaran lainnya dikurangi dan dihilangkan,” ujar Kabid Anggaran DPKAD Aceh Tamiang, Muhammad Ridwan kepada acehsatu.com, Selasa (30/11/2021)

Ini dia Pos Anggaran yang Dipangkas Pemkab Tamiang

  1. Tunjangan Penghasssilan pegawai (TPP)

Untuk menutupi kekuarangan angaran RAPB tahun 2021 pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengurangi tunjangan TPP ASN sekitar 15-25 persen. Pengurangan TPP ini bervariatif tergantung jabatannya,  jika TPP tersebut besar maka dikurangi 25 persen sedangkan yang TPPnya kecil dikurangi 15 persen.    

“Paling kecil TPP ASN sekitar Rp 800 ribu dikurangi 15 persen itulah yang mereka terima sebulan,” ujar Ridwan.

tenaga pdpk aceh tamiang
Ilustrasi : Tenaga PDPK Aceh Tamiang/ist
  • Uang Makan Minum

Selain  mengurangi TPP ASN untuk menutupi kekuarangan anggaran RAPBK tahuan 2022, Pemkab Aceh Tamiang juga menghilangkan  uang minum Asn tahuan 2021 yang besarnya Rp 5000 perhari untuk 4000 ASN dilingkuangan Pemkab Aceh Tamiang . Jika dikalikan jumlah ASN besar uang minum tersebut juga besar

  • Mengurangi Honorium PDPK

Opsi terkahir yang dilakukan Pemkab Aceh Tamiang mencukupi anggaran RAPBK tahun 2022 juga mengurangi honorium  Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) sebesar Rp 200 ribu.

Besaran honor PDPK di Aceh Tamiang bervariasi untuk jenjang SMU sebesar Rp 800 ribu perbulan, D3 sebesar Rp 850 ribu perbulan, dan strata1 sebesar Rp 900 ribu perbulan.

Setiapbulannya anggaran yang dibutuhkan untuk membayar honor 2.061 tenaga PDPK, Pemkab harus merogoh koceh sekitar Rp 2 miliar.

“Pengurangan honor tenaga PDPK merupakan opsi terakhir setelah pos anggaran lainnya dikurangi dan dihilangkan,” pungkas Kabid Anggaran DPKAD Aceh Tamiang, Muhammad Ridwan