oleh

Dalam Perspektif Narkoba, Provinsi Aceh pada 2018 Mengalami Kegelapan

-Nanggroe-67 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Dalam perspektif Narkoba, Provinsi Aceh pada tahun 2018 mengalami kegelapan. Hal ini disampaikan oleh Muazzinah Yacob, B.Sc MPA Dosen FISIP UIN Ar-Raniry di Warkop Abu Master Kupi, Lambhuk, Banda Aceh, Sabtu (05/01/2019).

Menurut data yang ada di Polda Aceh, setidaknya ada 1.600 kasus terkait narkoba yang terjadi di Provinsi Aceh.

BACA: Pemko Deklarasi Banda Aceh Anti Narkoba di Taman Bustanul Salatin

Selain itu, data BNN Aceh setidaknya ada 73.000 penduduk aceh yang bersentuhan langsung dengan narkoba, dari jumlah diatas baru sekitar 321 orang direhab, kemungkinan bersar angka tersebut akan terus meningkat.

Dengan jumlah penguna yang kemungkinan meningkat, pemerintah aceh seharusnya memikirkan juga bagaimana cara menekan laju penguna dan juga merehab mantan penguna narkoba.

Saat dijumpai ACEHSATU.com,  setelah diskusi publik yang diselenggaran olah Poros Darussalam yang mengambil tema “Aceh 2018 : Makin Gelap dan Sempit?”.

BACA: Gawat! Bandar Narkoba Kini Gunakan Facebook untuk Jualan

Muazzinah mengatakan dengan jumlah yang kemungkinan akan terus meningkat, maka semua pihak harus mau bersama-sama mengabil peran.

“Para pemuka agama yang ada di Aceh juga harus mengambil peran dalam penangulangannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Aceh juga salah satu provinsi yang tidak memiliki sebuah panti rehabilitasi penguna narkoba, sedangkan jumlah penguna narkoba kemunginan akan terus bertambah. (*)

 

Komentar

Indeks Berita