Aceh Timur

Curi Uang Mahar dan Buku Nikah, Seorang Pemuda Dihakimi Massa

Kecurigaan Ketua Pemuda terbukti, beberapa pemuda lain tanpa langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

Acehsatu.com | Luxfar

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR – Seorang maling di Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur babak belur diamuk massa, Jumat (13/10/2017).

Pelaku diketahui berinisial NS sempat mengambil uang senilai Rp 1 juta, handphone dan buku nikah milik korban bernama Badiah (30) warga dusun M7, Gampong Mesjid, Kecamatan Nurusslam, Aceh Timur.

Menurut keterangan korban, sehari sebelum kehilangan di rumahnya, anaknya dilamar oleh seorang pemuda dengan membawa uang mahar Rp 1 juta.

Namun pada pagi hari esoknya, Senin 8 Oktober, saat anaknya hendak memakai handphone miliknya ternyata tidak ada lagi. Lalu anak korban memeriksa uang mahar tunangannya yang disimpan di bawah bantal juga ikut raib. Saat itulah dirinya bersama keluarga baru menyadari bahwa rumahnya telah kemalingan.

Pagi itu juga Badiah langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ketua pemuda gampong.

Menerima laporan tersebut, ketua pemuda mencurigai seseorang pelaku berisial NS yang juga dikenalnya, karena pelaku sebelumnya juga pernah melakukan beberapa kali pencurian akibat tidak ada bukti maka pihak pemuda gampong membiarkan dulu sambil terus mengawasi pelaku.

Kemudian ketua pemuda mendekati NS dengan menanyakan handphone baru yang dipegang NS dan menyuruh kirim beberapa foto melalui aplikasi shareit. Tanpa ada rasa curiga, pelaku langsung mengirimkan beberapa foto dan ternyata yang terkirim beberapa foto pemilik handphone.

Kecurigaan ketua pemuda terbukti, beberapa pemuda lain langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

Tak lama kemudian polisi mengamankan pelaku dan membawa ke Puskesmas Nurussalam untuk mendapat perawatan medis karena pelaku mengalami luka di bagian kepala karena dihakimi massa.

Setelah mendapat perawatan, dokter yang bertugas di Puskesmas, Dr Imaddudin menyatakan pasien yang dibawa oleh pihak kepolisian tersebut tidak perlu dirawat intensif karena ia hanya mengalami luka ringan di bagian kepala dan telah dijahit.

Selanjutnya polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Nurussalam untuk pengembangan dan pemeriksaan kasus tersebut lebih lanjut.

Kapolsek Nurussalam, Iptu Soegiono membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pemuda dengan inisial NS yang diduga melakukan pencurian di rumah korban bernama Budiah.

Dalam kasus ini pihak polisi juga menyita beberapa barang bukti yang berhasil di curi NS di rumah yaitu 1 unit handphone dan buku nikah. Sementara uang senilai Rp 1 juta rupiah yang dicuri telah dihabiskan oleh pelaku.

To Top