Covid-19 Jangkiti Sejumlah Petinggi Birokrasi Pemko Langsa

Teranyar dikabarkan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Langsa, Amri Alwi juga terpapar virus berasal dari Wuhan, China tersebut .
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto.

ACEHSATU.COM |  LANGSA – Selain masyarakat dan tenaga medis, kasus Covid-19 juga menerpa sejumlah petinggi birokrasi jajaran Pemko Langsa.

Teranyar dikabarkan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Langsa, Amri Alwi juga terpapar virus berasal dari Wuhan, China tersebut .

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto, kepada ACEHSATU.com via selularnya membenarkan kabar tersebut.

“Benar bang,” ujar Yanis melalu pesan singkat whatsappnya, Senin (21/9/2020).

Sebelumnya dilaporkan Sekdakot Langsa Said Mahdum juga sempat terpapar Covid-19.

Setelah menjalani perawatan medis selama beberapa hari di RSUD Langsa, yang bersangkutan saat ini dinyatakan sembuh dan sudah kembali ke kediamannya.

Wabah Covid-19, sempat mengakibatkan sejumlah instansi pemerintahan di Kota Langsa tutup sementara pelayanan administrasinya.

Hal itu dilakukan bagian dari untuk mencegah terjadi meluasnya dan mengantisipasi resiko penyebaran virus.

Kasus Melonjak

Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Langsa beberapa hari terakhir ini terus melonjak.

Dilaporkan dari 28 kasus, meningkat tajam menjadi 51 kasus.

Kondisi ini tentunya menjadi keprihatinan berbagai pihak terutama di Kota Langsa.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto, pada wartawan mengatakan, beberapa hari terakhir ini kasus positif Covid-19 di Kota Langsa melonjak dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Pada Rabu (16/9/2020) lalu sebanyak 14 orang kasus positif.

Jumlah angka itu terus melonjak menjadi 28 orang positif

“Hari ini bertambah lagi 23 orang totalnya menjadi 51 orang,” ujarnya.

Diterangkan, dari 23 orang tersebut 17 diantaranya tenaga kesehatan RSUD Langsa dan 6 (Enam) orang lagi dari masyarakat salahsatu di antaranya Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Langsa, Amri Alwi.

Dari 23 orang yang positif itu berdasarkan hasil swab dari Laboraturium Penyakit Infeksi Unsiyah Banda Aceh yang diterima pada, Sabtu (19/9/2020) sambung Yanis, saat ini mereka (23 orang tersebut) ada yang melakukan isolasi mandiri di rumah dan menjalani perawatan di RSUD Langsa.

Dalam kesempatan itu Yanis mengimbau kepada warga untuk tetap tenang dan waspada serta terus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker jika keluar dari rumah, mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan tetap berolahraga, pungkasnya. (*)