China: Hong Kong ‘Tidak Lagi Otonom’

Acehsatu.com РPernyataan mengejutkan keluar dari Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Ia  telah menyampaikan catatan khusus kepada Kongres terkait status pencabutan hak otonom Hong Kong oleh Republik Tiongkok. Hal ini menghapus perlakuan khusus kota pulau tersebut berdasarkan hukum AS.

“Tidak ada lagi yang dapat menyatakan bahwa hari ini Hong Kong mampu mempertahankan status otonomi, mengingat fakta di lapangan,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari laman BBC, Kamis (28/5/2020).

Pernyataan tersebut dilontarkannya beberapa jam sebelum Beijing memberlakukan undang-undang keamanan baru yang kontroversial di wilayah tersebut.

Undang-undang keamanan ini “Hanya upaya terbaru dari serangkaian tindakan, yang secara mendasar telah merusak otonomi dan kebebasan Hong Kong,” kata Pompeo.

“Sekarang jelas bahwa China akan membentuk Hong Kong sesuai dengan kepentingannya,” tambahnya.

Kondisi pemberlakuan undang-undang yang menghapuskan hak otonomi Hongkong, diperkirakan akan semakin memperkeruh situasi ‘perang dagang’ antara kedua negara adi daya tersebut.

AS yang diketahui ikut berperan dalam membangun sistem perekonomian Hong Kong, dan menempatkannya  sebagai sebuah status khusus di bawah hukum AS. Aturan tersebut dibuat ketika wilayah ini masih merupakan koloni Inggris.

Tetapi sejak tahun lalu status ini telah bersyarat pada Menteri Luar Negeri AS yang secara teratur menyatakan bahwa Hong Kong mempertahankan otonomi yang cukup dari Cina daratan. (*)