Cerita Pilu Orang Tua Fitri, Janda Cantik Dua Anak asal Langsa yang Pindah Keyakinan

Cerita Pilu Orang Tua Fitri, Janda Cantik Dua Anak asal Langsa yang Pindah Keyakinan

ACEHSATU.COM | LANGSA – Kamariah (62) ibu kandung Fitri, janda cantik dua anak asal Kota Langsa yang dikabarkan pindah agama dari Islam ke Kristen, mengaku sangat terpukul atas keputusan putrinya.

Bahkan wanita paruh baya itu tidak kuasa membendung air mata. Sesekali tangannya mengusap deraian air mata yang terus menetes di pipinya saat menceritakan nasib putri terkasihnya Fitri.

Kamariah mengaku sama sekali tidak menduga nasib sedemikian pilu akan menimpa dirinya, akibat ulah sang putri yang kini telah berpindah agama.

“Saya malu sekali, bahkan untuk kedepan saja (keluar rumah) bertemu tetangga tidak kuasa,” ujarnya.

Ia tak menyangka jika putri tercintanya begitu rapuh dan dengan mudah berpindah keyakinan.

Kendati demikian sebagai seorang ibu, ia tetap mencintai dan menyayangi Fitri.

Kamariah juga mengatakan, semenjak sang putri berpindah keyakinan, dirinya selalu berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT agar pintu hati putrinya dapat terketuk dan dibuka untuk kembali ke keyakinan awalnya yaitu agama Islam.

Sebelumnya, tutur Kamariah, ia bersama keluarga juga telah berusaha mendatangi sang anak ke Kota Medan untuk membujuknya agar kembali ke Kota Langsa.

Tetapi usaha dan upaya itu mendapat penolakan oleh Fitri. Keluargapun berusaha membawa pulang dua orang cucunya yang masih dibawah umur yaitu Khairunnisa (3) dan Salsabila (5) yang kabarnya telah dilakukan pembabtisan oleh Edy Simon (42) rentenir warga Gampong Alue Dua Bakaran Batee Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

“Alhamdulillah, dua cucu saya itu dapat kami ambil dan bawa pulang ke Langsa” tutur Kamariah kepada ACEHSATU.COM, Minggu (14/6/2020) di kediamannya Gampong Alue Beurawe Kecamatan Langsa Kota.

Diungkapnya, saat proses mengajak pulang Fitri kembali ke Kota Langsa sempat terjadi insiden. Edy Simon, kata Kamariah, mencoba menghalang halangi. Bahkan juga ketika merebut dua orang cucunya yang masih di bawah umur. Rentenir berstatus duda itu juga bersikap sama.

“Sekarang ini dua cucu saya (anak Fitri) sudah dititipkan di tempat keluarga ayah kandungnya di Peureulak, Aceh Timur,” terangnya.

Kamariah juga mengisahkan hal yang membuat Ianya sangat terkejut. Ketika memandikan kedua cucunya tersebut.

“Saya sangat terkejut, ketika saya mandikan mereka (dua cucunya) mengatakan saya anak Yesus, saya anak Yesus,” ucap Kamariah mengutip perkataan cucunya.

Menghadapi kondisi ini terlihat Kamariah shok berat dan sangat terpukul. Ia mengakui akibat ulah anaknya Fitri yang berpindah agama, dirinya merasa sangat malu, bahkan untuk keluar rumah saja dan bertatap muka dengan tetangga ia tak kuasa.

“Mamak sangat sedih sekali, bahkan ia makan pun tidak mau karena memikir anaknya  Fitri” ujar salah seorang keluarga Fitri.

Dirinya berharap Fitri dapat kembali ke Langsa melihat Ibundanya.

“Fitri pulanglah, lihatlah Ibu selalu menangis memikirkan tentang mu, pulanglah ibu menanti mu” pinta seorang wanita salah satu keluarga Fitri. (*)