Surat Terbuka untuk Bupati Aceh Utara

Dengan keprihatinan yang mendalam saya menulis surat ini kepada Bapak, Saya Musliadi Salidan, putra Aceh Utara yang lahir dari rahimnya petani. saya tumbuh dan besar di sini, di tanah yang pernah dijuluki sebagai petro dolar.

Federalisme untuk Indonesia yang Demokratis

Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN) mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk merefleksikan kembali tentang bentuk negara kesatuan (unitaris) yang sentralistis ini.

Pikiran Rancu

Kini, aku telah sadar, bahwasanya nalar lebih tajam daripada “Pedang”. Selama ini aku sudah bersalah, menyematkan nama melata kepada insan-insan yang suci. Sematan terhadap Cebong dan Kampret, PKI dan Penista, serta tak jarang pula kusebut mereka dengan sematan “Bani Sekolam.”