Bupati Pidie Jaya Wajibkan Pegawai Berbahasa Aceh Setiap Hari Jumat

Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas mengeluarkan aturan wajib berbahasa Aceh bagi pegawai setiap hari Jumat.
Bupati Pidie Jaya
Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas. Foto: AJNN/Muksalmina.

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas mengeluarkan aturan wajib berbahasa Aceh bagi pegawai setiap hari Jumat.

Imbauan itu akan menjadi Peraturan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya yang menerapkan bahasa Aceh sebagai bahasa lisan dilingkungan pemerintah setempat setiap hari Jumat.

Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, Selasa (23/3/2021) kepada wartawan mengatakan, “ke depan setiap hari Jumat pegawai di lingkungan Pemkab Pidie Jaya harus berbahasa Aceh.

Namun belum ada aturan khusus yang mewajibkan pegawai di lingkungan Pemkab Pidie Jaya harus berbahasa Aceh setiap hari Jumat.

Bupati Pidie Jaya
Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas. Foto: AJNN/Muksalmina.

“Nanti kami akan buat aturan atau Qanun terkait pegawai disini yang harus berbahasa Aceh setiap hari Jumat,” sebutnya.

Penggunaan bahasa Aceh di lingkungan pemerintahan itu, tambah Abuwa, hal itu dilakukan untuk menjaga kearifan lokal.

“Kalau kita berbicara dalam bahasa Aceh dengan benar, maka akan lebih sopan, seperti pengunaan kata ‘droeneuh atau gata’,” jelas Bupati Pidie Jaya.

Disamping itu Aiyub Abbas menegaskan, setiap pemimpin saat memberi arahan ataupun perintah kepada orang yang di perintah harus dengan bahasa yang jelas dan tegas.

“Saya kalau mau memberi perintah harus dalam bahasa Aceh, kalau saya beri perintah dalam bahasa Indonesia tidak akan begitu jelas bagi saya,” ujar Aiyub Abbas.

“Tanggung jawab saya dengan pemerintah dan tanggung jawab saya dengan Allah, kalau saya mau memberi perintah wajib saya mengunakan bahasa Aceh, karena dengan bahasa Aceh menurut saya akan lebih jelas dan tegas,” ungkapnya menambahkan karena dirinya mengakui kurang lancar dalam berbahasa Indonesia. (*)