Bupati Nagan Raya Masih Gagal Divaksin COVID-19

Bupati Nagan Raya Jamin Idham dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) setempat Ardi Martha hingga vaksinasi tahap kedua pada Rabu, masih gagal menjalani penyuntikan vaksin COVID-19 karena faktor kesehatan.
Bupati Nagan Raya
Sejumlah pejabat publik masing-masing Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahjanto (kiri), Muhammad Isa selaku pengusaha (dua dari kiri), Kapolres Nagan Raya AKBP Risno (dua dari kanan), Kajari Nagan Raya Dudi Mulya Kusumah (kanan) memperlihatkan surat vaksinasi COVID-19 di halaman RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, usai vaksinasi tahap kedua, Rabu (24/2/2021). (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Bupati Nagan Raya Masih Gagal Divaksin COVID-19

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA – Bupati Nagan Raya Jamin Idham dan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) setempat Ardi Martha hingga vaksinasi tahap kedua pada Rabu, masih gagal menjalani penyuntikan vaksin COVID-19 karena faktor kesehatan.

“Jadi, bapak Bupati Nagan Raya dan pak Sekda sampai hari ini belum bisa disuntik vaksin karena kondisi faktor kesehatan yang belum memungkinkan dilakukan vaksinasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya Aceh Haji Said Azman di Suka Makmue, Rabu.

Menurut dia, berdasarkan pemeriksaan kesehatan terhadap kedua pejabat publik di daerah itu, kondisi tekanan darah keduanya belum memenuhi persyaratan untuk disuntik vaksin.

Sehingga petugas kesehatan tidak berani mengambil risiko untuk melakukan penyuntikan vaksin COVID-19 berupa Sinovac-Biofarma terhadap keduanya.

Bupati Nagan Raya
Sejumlah pejabat publik masing-masing Dandim 0116 Nagan Raya Letkol Inf Guruh Tjahjanto (kiri), Muhammad Isa selaku pengusaha (dua dari kiri), Kapolres Nagan Raya AKBP Risno (dua dari kanan), Kajari Nagan Raya Dudi Mulya Kusumah (kanan) memperlihatkan surat vaksinasi COVID-19 di halaman RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, usai vaksinasi tahap kedua, Rabu (24/2/2021). (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Sedangkan untuk penyuntikan vaksin terhadap pejabat publik terdiri dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Nagan Raya, serta tenaga kesehatan, kata dia, pada vaksinasi tahap kedua semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala apa pun.

“Beberapa pejabat publik sudah dinyatakan lulus mendapatkan penyuntikan vaksin, jadi diterbitkan surat keterangan oleh dinas,” kata Said Azman, menegaskan.

Ia juga menyatakan program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Nagan Raya akan terus berjalan, sehingga diharapkan penularan virus mematikan tersebut dapat dihentikan secepatnya, katanya, optimis. (*)