oleh

Bupati Morowali Utara Meninggal Positif Corona

MOROWALI – Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor (54) meninggal pada Kamis (2/4) di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Saat meninggal, status Aptripel adalah pasien dalam pengawasan Covid-19. Sebelum dirujuk ke Makassar, Aptripele sempat menjalani perawatan di RSU Kolonodale, Morowali Utara.

Ia pun menjalani rapid test dan hasilnya negatif. Aptripele lalu dirujuk ke Makassar pada Rabu (1/4). Sehari dirawat di RSDU Wahidin, Aptripel meninggal dunia.

Menurut Ketua Tim Pandemi RSWS Dr Irawaty Djaharuddin, Bupati Morowali Utara sempat menggunakan alat bantu pernapasan Ia juga menjalani tes swab. Namun hingga meninggal dunia, hasil swab belum keluar.

Jenazah Aptripel kemudian dimakamkan di Kabupaten Gowa pada Jumat (3/4/2020) dini hari bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Pemakaman dilakukan dengan mengikuti protokol penanganan jenazah pasien Covid-19.

Kepala Biro Humas dan Protokol Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Haris Kariming mengatakan pemakaman di Gowo sesuai atas permintaan keluarga Aptripel. “Benar, atas permintaan keluarga, jenazah almarhum telah dimakamkan di pekuburan Gowa,” kata Haris, Jumat.

Sempat ke Jakarta, hasil tes swab posiitif Hasil uji laboratorium sampel cairan tenggorokan Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor keluar pada Jumat (3/4) sekitar pukul 22.30 WITA. Tim medis RSUP Wahidin Sudirohusodo menyatakan Bupati Morowali Utara itu positif terinfeksi virus corona baru atau Covid-19.

Sebelum sakit, Bupati Morowali Utara diketahui memiliki riwayat bepergian ke Jakarta. Ia tinggal di ibu kota selama dua minggu. Sebelum hasil tes swab keluar, pihak pemkab telah melakukan penelusuruan dan mengindentifikasi riwayat kontak bupati sejak 10 hari terakhir. Menurut Sekretaris Kabupaten Morowali Utara Musda Guntur, pejabat dan warga yang kontak dengan bupati diminta melapor dan karantina mandiri selama dua pekan. Tak hanya itu, Musda mengatakan wilayah Kolonedale akan disemprot disinfektan. “Hari ini juga kami akan melakukan penyemprotan disinfektan di dalam Kota Kolonedale,” kata dia.

Hingga Sabtu (4/4), di Morowali Utara ada dua pasien positif Covid-19 termasuk bupati. Kedua pasien positif, dinyatakan meninggal. Pasein pertama sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Palu sebelum meninggal.(kps)