Bupati Bireuen Serahkan Tiga Penerima Klaim Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Bireuen
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan foto dengan penerima klaim jaminan sosial, Kamis (19/11/2020) sore. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Bupati Bireuen menyerahkan klaim jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada tiga penerima dari Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe, di The Kontana Coffe dan Resto Bireuen, Kamis (19/11/2020) sore.

Kegiatan dirangkai rapat koordinasi, silaturahmi dan evaluasi program BPJS Ketenagakerjaan (BP-Jamsostek) terkait kepesertaan tenaga kerja Non-ASN, turut dihadiri oleh asisten, kepala SKPK, dan kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Perintis Bireuen, Yulia Agustina.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi, selesai penyerahan santunan dan rapat koordinasi ditanyai Acehsatu.Com, mengatakan melihat perkembangannya sudah ada kemajuan luar biasa dari 609 gampong di Bireuen, aparatur gampong belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan 123 desa.

Mendukung program pemerintah secara stimultan bagi masyarakat mendapatkan jaminan sosial.

“Saya terus mendorong gampong yang aparatur belum terdaftar, pegawai non ASN melalui dinas terkait untuk dapat mendaftar menjadi peserta,” ujarnya.

Bupati Bireuen
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan foto dengan penerima klaim jaminan sosial, Kamis (19/11/2020) sore. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Begitu juga harapannya bagi para pekerja diperusahaan dan juga mendorong para pekerja di luar pemerintahan, untuk dapat jadi peserta, dan bekerjasama dengan BP-Jamsostek sosialisasikan mamfaat diperoleh dari program jaminan sosial ini.

Sementara itu sebelumnya, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhokseumawe, Syarifah Wan Fatimah, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Bireuen telah mengikutsertakan perangkat gampong di Bireuen sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Diharapkannya masih banyak perangkat gampong dapat diikutsertakan menjadi peserta, dan semoga juga pegawai non ASN di Bireuen bisa mengikuti program ini, termasuk seluruh pekerja di Bireuen, tidak saja penerima gaji/upah, bisa juga petani, nelayan, tukang becak serta lainnya.

Adapun empat program jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu perlindungan jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JK) jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP).

“Dengan pemberian klaim ini, kita harap keluarga bisa buka usaha dan anak tidak putus sekolah bisa kuliah sampai selesai,” jelas Syarifah.

Sementara dua penerima klaim jaminan sosial program JHT/JKM nama tenaga kerja Anwar Ali Basyah, nama perusahaan, aparatur Gampong Batee Timoh, Kecamatan Jeumpa, kepada Maryamah Rp24.695.110 dan klaim serupa diberikan untuk Hasballah M Saleh aparatur Gampong Batee Timoh, Kecamatan Jeumpa kepada Syarifah Rp43.469.090.

Sedangkan klaim empat program JHT/JKM/JP/beasiswa nama tenaga kerja Ridhwan nama perusahaan Bimetal Elektrikal PT-Yantek kepada Rosmawati HS sebesar Rp60.365.080 dan pensiun Rp350.700/perbulan, beasiswa 2 orang anak SD dan perguruan tinggi. (*)