Aceh Timur

Bupati Aceh Timur Ingatkan Masyarakat tidak Membunuh Gajah

Untuk menghalau gajah, Pemerintah akan membuat pembatas sehingga nantinya gajah tidak lagi bisa masuk kebun masyarakat.

Foto | Khalidin

ACEHSATU.COM — Mayarakat Aceh Timur diingatkan Bupati Aceh Timur H Hasballah bin Thaib agar tidak membunuh gajah seperti meracuni atau tindakan lain.

Karena pemerintah bergandengan tangan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan lembaga Forum Konservasi Leuser (FKL) akan menyelesaikan konflik gajah dengan manusia.

“Konflik gajah ini perlahan akan selesai, tapi butuh waktu, tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan,” ujar Bupati ketika meninjau lahan masyarakat yang menjadi sasaran gajah di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Rabu (11/10/2017).

Untuk menghalau gajah, Pemerintah akan membuat pembatas sehingga nantinya gajah tidak lagi bisa masuk kebun masyarakat.

“Pemerintah akan membangun barier (Pembatas-Red) di daerah ini,” kata Bupati kepada masyarakat setempat.

Diharapkan, ladang yang menjadi sasaran gajah dalam sepekan terakhir agar masyarakat menghalau dengan petasan.

“Gajah dan manusia harus hidup berdampingan, karena satwa liar seperti gajah ini dilindungi undang-undang, sehingga kita harus melindunginya,” tutup Rocky.

To Top