Bupati Aceh Tamiang Larang Warga ke Kota Medan

Bupati Aceh Tamiang Larang Warga ke Kota Medan

TAMIANGSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang melarang warga Aceh Tamiang  bepergian ke Kota Medan karena saat ini Ibu Kota Sumatera Utara itu masuk dalam zona merah sebagai salah satu kota pandemi  virus Covid-19.

Provinsi Sumatera Utara merupakan tetangga Provinsi Aceh dan berjarak seratusan kilometer  antara Kota Medan dengan Kabupaten Aceh Tamiang dengan waktu tempuh  2,5 – 3,5 jam.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil SH MKn kepada Acehsatu.com, Jumat (24/4/2020) mengatakan, Kota Medan saat ini merupakan salah satu daerah zona merah yang menyebarkan pandemi virus corona kesejumlah daerah lain, untuk itu, warga Tamiang harus menjaga diri dan keluarga dengan tidak bepergian ke kota tersebut.

“Ini perlu saya himbau, terlebih saat ini kita sedang berada dalam bulan ramadhan dan menyambut lebaran Idul Fitri, biasanya orang tamiang menyambut lebaran pergi ke Kota Medan untuk berbelaja,” ujarnya.

Untuk lebaran tahun ini, lanjut mantan Kanwil BPN Aceh ini, warga Aceh Tamiang diminta menunda belanja kebutuhan lebaran di Kota Medan. “Lebih baik belanja kebutuhan ramadhan dan idul fitri di Aceh Tamiang saja agar terhindar dari paparan virus covid ini,” ujar Mursil.

Selain itu, saat ini kita membutuhkan perputaran ekonomi di daerah kita sendiri sehingga dengan warga berbelanja di Tamiang maka pedagang yang selama ini berjualan dengan penghasilan pas-pasan akibat pandemi ini, mampu bertahan sampai keadaan normal,” sambung Bupati.

Bupati juga menghimbau, agar warga tetap mematuhi himbaun pemerintah dengan menjaga jarak, menggunakan masker saat keluar rumah serta menghindar dari kerumunan dan sering cuci tangan dengan sabun pembersih (*)