Seremonial

Bupati Aceh Singkil Hadiri Pisah-Sambut Camat Kota Baharu

Acara tersebut diakhiri dengan pemberian cendra mata kepada Camat lama, Sopyan dari Kepala Desa dan staf Camat Kota Baharu.

Foto | Khairi

 ACEHSATU.COM | SINGKIL –  Bupati Aceh Singkil, Dulmursid turut hadiri acara pisah sambut antara Camat Kota Baharu yang baru, Ahmad SH dengan Camat Kota Baharu yang lama Sopyan SH dengan agenda pengantar, di halaman Kantor Camat Kota Baharu, Rabu(10/1/2018).

Rombongan bupati disambut dengan Tari Dampeng yang ditarikan oleh siswa TK Ihsan Madani, Danau Bungara dan dilanjutkan dengan pertunjukan Tarian Ranup Lampuan serta Tarian Tor-tor.

Acara turut dihadiri pula oleh anggota dewan dari DPRK Aceh Singkil Yulihardin S Ag, Sekda, para kepala dinas di Aceh Singkil, Kapolsek Kota Baharu, Koramil, PK KNPI Kecamatan Kota Baharu, Kapus Kota Baharu, Kepala Mukim, Kepala Desa seputaran Kecamatan Kota Baharu dan tokoh masyarakat setempat.

Salahuddin Huta Barat mewakili tokoh masyarakat setempat mengucapkan terima kasih atas pengabdian Camat Sopyan SH selama bertugas.

“Semoga Allah SWT yang membalas nilai pengabdian Pak Sobyan dan kami bermohon maaf atas kesalahan sengaja maupun tak sengaja selama pak camat bertugas di wilayah kami”, ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Salahuddin kepada Bupati Aceh Singkil atas menempatkan Camat Ahmad SH sebagai camat baru di tempat Kuta Baharu.

Warga kecamatan Kuta Baharu mengharapkan agar Kepala Dinas Kesehatan dapat memaksimalkan  pelayanan kesehatan seperti halnya pada Puskesmas yang saat ini sangat membutuhkan perhatian besar.

Tenaga keperawatan yang ditugaskan di Kecamatan Kuta Baharu diharapkan semoga memiliki kemampuan maksimal guna melayani masyarakat.

Demikian juga halnya dengan Dinas pendidikan Aceh Singkil, warga berharap untuk mengoperasikan SMKN l Kota Baharu yang hingga saat ini belum dimulai agar secepatnya diresmikan untuk difungsikan.

Kondisi pendidikan terutama di SDN Lentong Baru menurut laporan Salahuddin ternyata hanya ada tiga pegawai negeri saja yang ditempatkan, hal tersebut sebaiknya dapat ditambah tenaga PNS.

Terhadap Kepala Dinas PU, warga juga mengeluhkan agar akses jalan Kota Baharu dari Gunung Meriah lewat jalan perusahan PT Nafasindo agar secepatnya diaspal.

Dinas UKM juga diminta agar meningkatkan ekonomi kelas bawah sehingga usaha mereka bergerak, serta terhadap Dinas Perhubungan diminta agar menyediakan perahu robin untuk membantu masyarakat mengangkat hasil bumi berupa kelapa sawit. Warga juga meminta pembangunan objek pariwisata Danau Bungara turut diperhatikan.

Dalam laporan dan sambutannya, camat lama Kota Baharu Sopyan mengatakan tiga tahun tujuh bulan menjadi camat di Kota Baharu, ia dalam kesempatan tersebut memohon maaf kepada waraga apabila ada kesalahan selama memimpin wilayah tersebut.

Acara tersebut diakhiri dengan pemberian cendra mata kepada Camat lama, Sopyan dari Kepala Desa dan staf Camat Kota Baharu. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top