Bupati Aceh Barat H Ramli MS Tolak Rencana Pemekaran Kota Meulaboh

Ramli MS mengatakan dengan banyaknya utang negara saat ini di angka Rp7.000 triliun, maka tidak mungkin pemerintah pusat akan mendukung lahirnya calon daerah otonomi baru saat ini.
Pemkab Aceh Barat berita petani Pupuk Gratis
Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

ACEHSATU.COM | Meulaboh – Bupati Aceh Barat H Ramli MS tolak rencana pemekaran Kota Meulaboh.

Bupati Aceh Barat menyatakan menolak rencana pemekaran Kota Meulaboh, ibu kota kabupaten setempat untuk dimekarkan menjadi calon daerah otonomi baru (CDOB).

“Menurut saya, rencana pemekaran ini belum layak. Selain belum ada kestabilan ekonomi di daerah, pemekaran hanya akan membebani keuangan negara,” kata Bupati Ramli MS, Selasa.

Menurutnya, rencana pemekaran Aceh Barat menjadi CDOB Kota Meulaboh merupakan implementasi kekecewaan dari kalangan pemimpin yang kalah dalam pertarungan pesta demokrasi dan kalah dari segi politik.

Karena diduga kecewa dengan kekalahan di kancah politik, kemudian banyak pemimpin yang mengajak masyarakat untuk membelah daerah menjadi calon daerah otonomi baru (CDOB) seperti Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Pemekaran itu implementasi dari kekecewaan banyak pemimpin, mungkin tidak terpilih naik dewan (legislatif), naik bupati (eksekutif), kemudian mengajak membelah daerah,” kata Ramli MS.

Ramli MS mengatakan dengan banyaknya utang negara saat ini di angka Rp7.000 triliun, maka tidak mungkin pemerintah pusat akan mendukung lahirnya calon daerah otonomi baru saat ini.

Ia menjelaskan, dengan banyaknya beban keuangan negara, maka tidak mungkin pemerintah membentuk daerah baru, lalu kemudian menggaji ASN di daerah baru, serta membangun bangunan baru di daerah pemekaran.

Ramli MS mengusulkan agar dana puluhan miliar yang akan digunakan untuk membangun daerah baru, sebaiknya digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat diantaranya seperti membangun kebun rakyat, membangun irigasi, serta membangun ekonomi masyarakat yang lebih kuat.

“Keadaan negara saat ini sedang terjepit, jangan kita tambah beban baru,” katanya.

Namun, apabila pemerintah mampu membiayai daerah baru dengan keuangan negara, menurut Ramli MS hal tersebut sah-sah saja.

Akan tetapi, jika kemudian negara tidak mampu membiayai daerah otonomi baru, ia berharap usulan daerah baru seperti CDOB Kota Meulaboh, yang direncanakan akan dimekarkan hal tersebut tidak perlu dilakukan.

Ramli MS mengatakan, yang dibutuhkan saat ini oleh masyarakat adalah peningkatan ekonomi demi kesejahteraan seluruh masyarakat di Aceh Barat, kata Ramli MS pula.