Buntut Panjang Ulah Arteria Dahlan Minta Kajati Berbahasa Sunda Diganti, Ketua PDIP: Saya Terkejut, Bahkan Malu

Pasca heboh dan menuai kritikan banyak kalangan, Arteria Dahlan sebenarnya sudah menggelar konferensi pers untuk memohon maaf
Politisi PDIP
Politisi PDIP Arteria Dahlan yang meminta Kajati berbahasa sunda dicopot. | Foto: NET

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Ulah Arteria Dahlan meminta Kajati berbicara bahasa Sunda saat rapat diganti kian menuai polemik. Meski telah menggelar klarifikasi dan permintaan maaf pribadi, namun pernyataan Arteria Dahlan terlanjur membuat malu Ketua PDIP, Said Abdullah.

Pasca heboh dan menuai kritikan banyak kalangan, Arteria Dahlan sebenarnya sudah menggelar konferensi pers untuk memohon maaf sekaligus mengklarifikasi permintaan kepala kejaksaan tinggi (kajati) berbahasa Sunda diganti.

Politisi PDIP itu menekankan tidak bermaksud dan niat menjelek-jelekkan masyarakat Jawa Barat, khususnya suku Sunda.

BACA JUGA: Arteria Dahlan Bantah Dirinya Cucu Pendiri PKI di Sumbar

Arteria juga menjelaskan terkait pernyataannya meminta kajati bicara memakai bahasa Sunda diganti adalah semata untuk mengingatkan.

Maksud anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu, jangan sampai ada anggapan yang tidak-tidak karena tak semua orang mengerti bahasa Sunda.

Said Abdullah mengaku malu dengan Arteria Dahlan. Hal itu, katanya, tidak mencerminkan Indonesia yang seperti manik-manik mutiara, disusun atas keragaman suku hingga bahasa.

BACA JUGA:

Said Abdullah juga berbicara soal sejarah yang tak boleh dilupakan, termasuk sejarah Bandung Lautan Api.

Berikut ini permintaan maaf Ketua DPP PDIP Said Abdullah atas aksi Arteria Dahlan, Jumat (21/1/2022):