BUMG Makmue Beurata Luncurkan Jasa Penyelenggara Pernikahan Merek Ceerih

BUMG Makmue Beurata, Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee kareng meluncurkan jasa penyelenggara pernikahan dengan merek Ceerih pada Senin 10 Oktober 2022.
BUMG Makmue Beurata, Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee kareng meluncurkan jasa penyelenggara pernikahan dengan merek Ceerih pada Senin 10 Oktober 2022. Dok. FEB USK

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – BUMG Makmue Beurata, Gampong Ceurih, Kecamatan Ulee kareng meluncurkan jasa penyelenggara pernikahan dengan merek Ceerih pada Senin 10 Oktober 2022.

Acara peluncuran ini dilaksakan bersamaan dengan kegiatan peringatan maulid Nabi SAW yang dilaksanakan oleh Darma Wanita FEB USK dengan mengangkat tema “momentum tingkatkan cinta kepada Rasulullah SAW” yang diisi kajian Ustads Dr. Bismi Khalidin, S.Ag. MSi.

Kegiatan peluncuran ini merupakan puncak dari kegiatan pengabdian masyarakat USK skim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Produk (PKMBP) dalam mengembangkan salah satu unit bisnis dari BUMG tersebut.

Adapun tim pelaksananya berasal dari Dosen dan mahasiswa FEB USK yang sudah dilaksanakan sejak bulan 14 Februari 2022 yang terdiri dari ketua, Syarifah Evi Zuhra, S.E, M.M., dan anggota Lenny Rakhmawati, S.E, MM., Rizki Amalia, SMB., MAB, Almira Sabrina Husni dan Daffa Zainul Akhyar.

Tujuan jangka panjang kegiatan pengabdian ini adalah untuk membantu mengatasi permasalahan dalam pengelolaan BUMG Makmue Beurata yang mencakup jenis dan bidang usaha yang akan dikembangkan, termasuk sumber daya manusia yang mengelola BUMG serta strategi pengelolaan BUMG.

Sehingga diharapkan BUMG dapat meningkatkan kinerja agar tidak selalu bergantung pada pendanaan pemerintah tetapi memiliki kemandirian untuk berkembang.

Program PKMBP ini menitikberatkan pada transfer IPTEKS mengenai optimalisasi pengelolaan BUMG melalui kegiatan pengembangan bisnis dari salah satu unit bisnis yang sudah ada yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi jasa penyelenggara pernikahan.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat karena keterlibatan masyarakat yang tinggi serta kemandirian BUMG dalam menjalankan bisnisnya sehingga berkembang dan tidak bergantung lagi dengan dana pemerintah.

Implementasi kegiatan ini adalah kemampuan BUMG  pengembangan bisnis yang berpotensi meningkatkan profit melalui model bisnis baru dari BUMG Makmue Beurata; penyerapan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat gampong Ceurih sendiri.

Selain itu juga untuk peningkatan kerjasama dengan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pengelolaan unit bisnis BUMG dan sekaligus meningkatkan awareness merek Ceerih sebagai salah satu unit bisnis BUMG di masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh perwakilan dari BUMG Provinsi dan BUMG Kota Madya, serta Staf ahli Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Aceh, Camat Ulee Kareeng, TPG Gampong Ceurih dan Pengawas BUMG, Perangkat Gampong Ceurih, dan  anggota darma Wanita FEB USK. (*)